Berita – Konsultasi Kesehatan dan Tanya Jawab Pendidikan Islam https://konsultasisyariah.com KonsultasiSyariah.com Fri, 20 Jan 2017 02:08:29 +0000 en-US hourly 1 5 Artikel Terbaik Konsultasi Syariah yang Paling Dicari Minggu ini https://konsultasisyariah.com/11630-5-artikel-terbaik-konsultasi-syariah-yang-paling-dicari-minggu-ini.html https://konsultasisyariah.com/11630-5-artikel-terbaik-konsultasi-syariah-yang-paling-dicari-minggu-ini.html#respond Tue, 20 Dec 2016 03:48:41 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=11630 Artikel yang Paling Banyak Dicari Minggu Ini

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Alhamdulillah, terima kasih kepada pembaca yang  telah membaca artikel kami. Berikut kami berikan daftar link artikel terbaik KonsultasiSyariah.com yang banyak dicari pembaca dalam minggu ini:

1. Bagaimana Cara Meruqyah Diri Sendiri?

Ruqyah sebenarnya adalah doa. Namun keumuman masyarakat memahami ruqyah adalah sebuah bentuk metode perlindungan atau kesembuhan dari berbagai penyakit dan gangguan. Karena masih sedikitnya orang yang ahli meruqyah di Indonesia, maka sebagai alternatifnya belajar ruqyah untuk meruqyah diri sendiri.

Google analytics melaporkan bahwa artikel diatas dalam minggu ini sering dicari pembaca dengan kata kunci Cara Meruqyah Sendiri

2. Hukum Puasa di Hari Maulid

Tanggal 12 Desember 2016 kemarin, pemerintah menetapkan hari libur nasional sebagai Hari Maulid Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam. Sehingga artikel ini termasuk paling dicari pada bulan ini. Laporan kata kunci yang tersebar seperti; Puasa Maulid Nabi, Puasa Saat Maulid, Hukum Puasa di Hari Maulid.

Untuk mengetahui hukum puasa tersebut, Anda bisa klik link diatas

3. 15 Ciri Pengikut Aliran Syiah

Google analytics melaporkan dalam minggu ini kata kunci yang sering dicari di mesin pencari adalah Apa Itu Syiah? Ternyata masih banyak masyarakat belum mengetahui perbedaan Sunni dan Syiah. Kalau menilik lebih dalam tentang ajaran syiah bahwasanya mereka sudah sangat jauh dari ajaran Nabi Shallallahu’alaihi wasallam. Syahadatnyapun sangat berbeda, bahkan didalamnya harus melaknat sahabat Abu Bakar dan Umar radhiallahu ‘anhuma (lihat: Syahadat Syiah). Ingin mengetahui lebih lanjut artikel syiah klik: Syiah

4. Riba Koperasi Simpan Pinjam

Kesadaran masyarakat tentang bahaya riba semakin meluas. Saat ini sudah banyak komunitas yang mengadakan kajian tentang riba. Namun, masih banyak tantangan lain yaitu cara yang benar-benar real mengentaskan masyarakat tentang riba. Artikel diatas adalah salah satu bentuk edukasi masyarakat terkait riba. Dan saat ini masih merajai dalam pencarian artikel tentang riba. Alhamdulillah

5. Batas Waktu Shalat Dhuha

Batas akhir waktu shalat dhuha adalah sebelum waktu larangan shalat, yaitu ketika bayangan tepat berada di atas benda, tidak condong ke timur atau ke barat. Untuk menentukan batas akhir waktu dhuha, anda bisa perhatikan bayangan benda. Selama bayangan benda masih condong ke arah barat, meskipun sedikit, berarti waktu dhuha masih ada. Kemudian ketika bayangan benda lurus dengan bendanya, tidak condong ke barat maupun ke timur, waktu shalat dhuha telah habis. Karena matahari persis berada di atas benda. Ada sebagian yang memberikan acuan, kurang lebih 15 menit sebelum masuk dzuhur. Lalu bagaimana caranya menentukan batas waktunya? Anda klik link diatas

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
]]>
https://konsultasisyariah.com/11630-5-artikel-terbaik-konsultasi-syariah-yang-paling-dicari-minggu-ini.html/feed 0
Cara Mendapat Jaminan Istana di Surga https://konsultasisyariah.com/28716-cara-mendapat-jaminan-istana-di-surga.html Mon, 05 Dec 2016 10:06:23 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=28716 Cara Mendapat Jaminan Istana di Surga

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Kaum Muslimin yang kami cintai,

Anda ingin diberi jaminan oleh Allah untuk mendapatkan Istana surga di akhirat kelak?

Belum tahu bagaimana caranya?

Mari simak hadits berikut:

Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu’anhu beliau berkata: Sungguh aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ تَعَالَى – قَالَ بُكَيْرٌ: حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ: يَبْتَغِيْ بِهِ وَجْهَ اللَّهِ – بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا

Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala (mengharapkan wajah-Nya) maka Allah akan membangunkan baginya rumah (istana) di Surga” (HR. Bukhari)

Masjid Pogung Dalangan kembali mengajak kaum muslimin untuk berinvestasi akhirat dan berlomba-lomba mendapatkan jaminan istana surga oleh Allah.

Mari turut berpartisipasi dalam

“WAKAF PEMBANGUNAN MASJID POGUNG DALANGAN”

(Periode Penggalangan Dana sampai dengan Juni 2017)

Dan dapatkan jaminan istana surga oleh Allah..

Alamat Masjid Pogung Dalangan:

Pogung Dalangan, SIA XVI RT. 11 RW. 50 Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.

Kode Pos 55284.

Dari Fakultas Teknik UGM ke utara

Koordinat: S7°45.631′ E110°22.394′

Atau ketik di Google maps : goo.gl/maps/QbLe8

Pada periode kali ini InsyaAllah akan dilanjutkan pada Tahap Pembangunan. Dana yang diperlukan untuk menyelasaikan pembangunan ini adalah sekitar

Rp 3.150.000.000,-

(Tiga miliyar seratus lima puluh juta rupiah)

* Kondisi keuangan bulanan bisa dilihat di Info Donasi Wakaf.
InsyaAllah perluasan masjid ini akan digunakan untuk meningkatkan daya tampung yang sudah mulai melebihi kapasitas, serta untuk menyediakan ruang-ruang belajar bagi lebih dari 10 majelis ilmu yang bertempat di Masjid Pogung Dalangan.

Diagram Pencatatan

Jumlah Jamaah Sholat 5 Waktu dan Tarawih Saat ini

mpd1
Grafik Jumlah Jamaah Shalat
mpd2
Lokasi Tanah Pembangunan

YANG MENARIK dari Masjid Pogung Dalangan, Alhamdulillah:

  1. Jama’ah ramai

Jama’ah shalat subuh mencapai 180 orang dan maghrib mencapai 280 orang.

Shalat tarawih meluber hingga ke jalan

Penuhnya jamaah putri ketika tarawih

Shalat tarawih meluber hingga ke jalan
Shalat tarawih meluber hingga ke jalan
Penuhnya jamaah putri ketika tarawih
Penuhnya jamaah putri ketika tarawih
  1. Berupaya menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam.

Sajian ifthor bulan Ramadhan

Sajian ifthor bulan ramadhan
Sajian ifthor bulan ramadhan

Padatnya peserta buka puasa bersama di bulan Ramadhan

Padatnya peserta buka puasa bersama bulan Ramadhan
Padatnya peserta buka puasa bersama bulan Ramadhan
  1. Banyak majelis ilmu

Setidaknya ada 10 majelis ilmu yang mempelajari agama Allah, yang bertempat di Masjid Pogung Dalangan.

Kajian hadits Arbain Menjelang Buka

Kajian hadits Arbain Menjelang Buka
Kajian hadits Arbain Menjelang Buka
  1. Memiliki komunitas “Kampus Ta’jil”

Yaitu madrasah pengajian mahasiswa + buka bersama puasa Senin Kamis. Beranggotakan mencapai 100 orang.

Kampus Takjil – Buka puasa sunnah bersama Senin Kamis

  1. Majelis pengajian bapak-bapak setiap 2 pekan sekali dengan peserta mencapai 90 orang.
Pengajian Sabdotomo
Pengajian Sabdotomo
  1. Program Iqro’ Yaa Abatiy dan Al Wardah

Yaitu program berantas buta al qur’an untuk bapak-bapak dan ibu-ibu dg total peserta aktif hampir 90 orang.

Iqro' Yaa Abatii
Iqro’ Yaa Abatii
  1. Taman Pendidikan Al Quran

Pembinaan anak-anak melalui TPA Al Furqon dengan total peserta didik aktif 150 anak (putra dan putri). Alhamdulillah sudah banyak membuahkan prestasi.

Penampilan Santri TPA Al Furqon Ketika Acara Pengajian Akbar
Penampilan Santri TPA Al Furqon Ketika Acara Pengajian Akbar
  1. Pengajian rutin

Berikut ini adalah Asatidz yang memandu kegiatan di Masjid Pogung Dalangan:

  1. Ustadz Syatori Abdul Rouf
  2. Ustadz Didik Purwodarsono
  3. Ustadz Afifi Abdul Wadud, BIS
  4. Ustadz Aris Munandar, MPI
  5. Ustadz Ammi Nur Baits, ST
  6. Ustadz Abdussalam Busro, Lc
  7. Ustadz Ahmad MZ
  8. Ustadz Arifin Riddin, Lc
  9. Ustadz Sulaiman Rasyid
  10. Ustadz Ari Wahyudi, S
Kajian dengan pemateri syaikh tamu dari timur tengah
Kajian dengan pemateri syaikh tamu dari timur tengah

* Kunjungi juga Galeri MPD untuk melihat dokumentasi lainnya.

***

Ayo turut menyebarkan informasi ini kepada keluarga/saudara/sesama muslim lainnya..

Semoga Allah menjadikan usaha Anda ini sebagai amalan yang berpahala besar. Jazaakumullaahu khairan.

***

Partisipasi wakaf pembangunan dari Anda dapat berupa material (semen, pasir, batu, dsb) atau dana tunai yang dapat disalurkan langsung kepada Panitia Pembangunan Masjid Pogung Dalangan beralamat di Masjid Pogung Dalangan.

Wakaf pembangunan berupa dana dapat juga disalurkan dengan cara transfer ke rekening berikut:

Bank Muamalat, rek. 567-000-1883 (kode bank : 147)

atau

Bank Syariah Mandiri, rek 543-000-0006 (kode bank : 451)

(Kedua rekening di atas atas nama “Masjid Pogung Dalangan”)

Jika menghendaki untuk transfer ke rekening bank lain, silakan langsung menghubungi 081228431480 (Fahad) Telp/SMS/whatsapp

Atau BBM D590980E (Fahad)

Anda bisa mengirim SMS konfirmasi setelah transfer dengan format berikut:

Wakaf#Nama#Alamat#Nominal#Tanggal transfer#Bank asal#Bank tujuan

dikirim ke 081228431480 (Via SMS Only)

Info lebih lanjut:

Telp/SMS/whatsapp = 081228431480 (Fahad)

Pin BB = D590980E (Fahad)

Website = www.masjidmpd.com

Media sosial Masjid Pogung Dalangan:

Facebook Fanspage = @Masjid Pogung Dalangan – MPD

Twitter = @masjidmpd

Instagram = @masjidmpd

Kami berharap agar kami bisa menjadi wasilah bagi Anda untuk mendapatkan istana di surga.

Aamiin..

Ikuti progres pembangunannya di:Info Donasi dan Progress Pembangunan

Sleman, Desember 2016

Panitia Pembangunan Masjid Pogung Dalangan.





]]>
Jawaban & Pemenang KUIS KonsultasiSyariah.com https://konsultasisyariah.com/28700-jawaban-pemenang-kuis-konsultasisyariah-com.html Fri, 02 Dec 2016 09:00:02 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=28700 Jawaban & Pemenang KUIS

Alhamdulilah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Kami ucapkan jazakumullah khoiran kepada para pembaca konsultasisyariah.com atas semua perhatiannya. Terutama para peserta kuis. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk memahami ilmu agama dan mengamalkannya.

Soal kuis yang kami sajikan, semua pernah dimuat di situs konsultasisyariah.com. Sehingga, untuk mendapatkan jawaban yang benar, peserta bisa merujuk ke artikel terkait, berikut kunci jawabannya.

Kita akan simak jawaban dari soal kuis

1. Apakah mandi junub harus menggunakan sabun?
B. Boleh tidak menggunakan sabun
Kunci jawabannya ada di: Mandi Besar Haruskah Menggunakan Sabub dan Sampo?

2. Diantara pahala menghafal al-Quran
A. Kedudukannya di surga, sesuai banyaknya ayat yang dia hafal
Kunci jawabannya ada di: Pahala Orang yang Menghafal Al-Quran

3. Arti kata wail secara bahasa adalah
B. Kesedihan
Kunci jawabannya ada di: Arti Neraka Wail

4. Wanita yang sempurna hanya ada 4:
A. Asiyah, Maryam, Khadijah, dan Fatimah
Kunci jawabannya ada di: Benarkah Wanita Sempurnah Ada Empat?

5. Cara benar musafir yang shalat maghrib bersama jamaah shalat Isya’:
A. Makmum musafir duduk tasyahud akhir shalat Maghrib, dan memperlama duduknya, sampai imam duduk tasyahud akhir shalat Isya’, lalu dia salam bersama imam.
Kunci jawabannya ada di: Musafir Shalat Maghrib bersama Jamaah Shalat Isya’

6. Amalan Yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian:
B. Menggali sumur
Kunci jawabannya ada di: Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian

7. Cara menyusun shaf wanita dalam jamaah:
A. Jika mereka dihijab sempurna, sehingga terpisah sempurna antara lelaki dan wanita, shaf disusun dari depan.
Kunci jawabannya ada di: Cara Menyusun Shaf Wanita

8. Bagaimana cara mengobati ain?
A. Jika diketahui pelakunya, maka diobati dengan membayurkan air bekas wudhunya.
Kunci jawabannya ada di: Berobat dengan Bekas Air Wudhu

9. Hukum menyemir rambut sebelum beruban:
A. Boleh selama tidak ada unsur tasyabuh dan tidak menggunakan warna hitam.
Kunci jawabannya ada di: Hukum Mewarnai Rambut Sebelum Beruban

10. Bolehkah aqad nikah melalui telpon?
A. Tidak boleh, karena saksi tidak ada di tempat bersamaan dengan pelaksana akad.
Kunci jawabannya ada di: Hukum Nikah Lewat HP dan Internet

Pembaca yang mengirimkan jawaban sebanyak 388 orang. Dan kami telah memeriksan, untuk menentukan siapa pemenang kuis. Berikut 5 peserta kuis yang berhak mendapat hadiah,

[1] Satrio Yoggi Wicaksono
Kota Tangerang Selatan Banten

[2] Okta Dhirga Sukrisdyanto
Trenggalek, Jawa Timur

[3] Fatimah Alkathiry
Cirebon – Jawa Barat

[4] Indra Abu Salma
Banjarmasin, Kalimantan Selatan

[5] Annisa Firdaus Winta Damarsya
Batu, Malang, Jawa Timur

Hadiah akan segera dikirim, selambat-lambatnya 3 hari setelah pengumuman pemenang.

Semoga bermanfaat…

]]>
Kuis Konsultasi Syariah https://konsultasisyariah.com/28621-kuis-konsultasi-syariah.html Fri, 18 Nov 2016 01:35:37 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=28621 Kuis Konsultasi Syariah

UPDATE:

Klik Pengumuman jawaban dan pemenang

Pilih salah satu jawaban yang telah disediakan untuk pertanyaan berikut:

[Semua kunci jawaban ada di artikel konsultasisyariah.com – silahkan browsing dulu, untuk menemukan jawaban yang benar]

1. Apakah mandi junub harus menggunakan sabun?
A. Harus agar lebih bersih
B. Boleh tidak menggunakan sabun

2. Diantara pahala menghafal al-Quran
A. Kedudukannya di surga, sesuai banyaknya ayat yang dia hafal
B. Mendapat bidadari sebanyak ayat yang dihafal

3. Arti kata wail secara bahasa adalah
A. Neraka wail
B. Kesedihan

4. Wanita yang sempurna hanya ada 4:
A. Asiyah, Maryam, Khadijah, dan Fatimah
B. Aisyah, Maryam, Khadijah, dan Fatimah

5. Cara benar musafir yang shalat maghrib bersama jamaah shalat Isya’:
A. Makmum musafir duduk tasyahud akhir shalat Maghrib, dan memperlama duduknya, sampai imam duduk tasyahud akhir shalat Isya’, lalu dia salam bersama imam.
B. Dia shalat Maghrib sendirian di belakang shaf. Selesai shalat, dia langsung bergabung shalat Isya’.

6. Amalan Yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian:
A. Membangun rumah
B. Menggali sumur

7. Cara menyusun shaf wanita dalam jamaah:
A. Jika mereka dihijab sempurna, sehingga terpisah sempurna antara lelaki dan wanita, shaf disusun dari depan.
B. Menyusun shaf dari belakang apapun kondisinya.

8. Bagaimana cara mengobati ain?
A. Jika diketahui pelakunya, maka diobati dengan membayurkan air bekas wudhunya.
B. Selalu diruqyah

9. Hukum menyemir rambut sebelum beruban:
A. Boleh selama tidak ada unsur tasyabuh dan tidak menggunakan warna hitam.
B. Tidak boleh, karena belum beruban, sehingga termasung mengubah ciptaan Allah.

10. Bolehkah aqad nikah melalui telpon?
A. Tidak boleh, karena saksi tidak ada di tempat bersamaan dengan pelaksana akad.
B. Tidak boleh, karena tidak bisa dipastikan apakah yang berbicara itu manusia atau rekaman

Jawaban bisa dikirim via email ke alamat: kuis.konsultasisyariah@gmail.com

Dengan subjek email: “Kuis Konsultasisyariah”

Jangan lupa mencantumkan Nama, Alamat Lengkap dan No. HP agar mempermudah kami mengirim hadiah bagi pemenang kuis konsultasi syariah ini.

Jawaban terakhir kami terima selambat-lambatnya tanggal 25 November 2016.

Bagi pembaca yang mengirimkan 5 jawaban benar dan tercepat akan mendapatkan bingkisan dari yufid store berupa,

[1] Flashdisk video yufid TV

[2] Kaos yufid

[3] Buku Pengantar Fiqh Jual Beli

[4] Buku Sifat Shalat

* Total nilai sekitar Rp 400 rb

]]>
Jawaban Kuis Ragu dalam Ibadah https://konsultasisyariah.com/28411-jawaban-kuis-ragu-dalam-ibadah.html Tue, 04 Oct 2016 07:19:01 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=28411 Pengumuman Pemenang Kuis Ragu dalam Ibadah

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Sebelumnya kami ucapkan Jazakumullah khoiran atas perhatian para pembaca KonsultasiSyariah.com. Kami sangat yakin, keterlibatan anda dalam kuis, bukan semata mengejar hadiah, tapi lebih karena alasan belajar. Karena itu, bagi anda yang merasa telah menjawab namun tidak terpilih sebagai pemenang, kami harap tidak sampai timbul kecewa.

Jawaban Kuis Ragu dalam Ibadah

Selanjutnya kita akan melihat bagaimana penyelesaian kasus keraguan dalam masalah ibadah. [Baca artikel sebelumnya: Solusi Ragu Jumlah Rakaat Shalat – Ada Kuis Berhadiah]

Kami ingatkan kembali kaidah baku yang menjadi acuan kita dalam menjawab kasus,

اليَقِينُ لَا يَزُولُ بِالشَّكّ

“Yakin tidak bisa gugur disebabkan keraguan.”

Dan ternyata kaidah ini memiliki banyak turunan. Yang semuanya berkaitan dengan masalah mengambil yang lebih meyakinkan.

Diantara bentuk yakin adalah bertahan pada kondisi sebelumnya, selama kita tidak mengetahui adanya perubahan yang terjadi. Para ulama menyebutkannya dengan kaidah,

الأَصْلُ بَقَاءُ مَا كَانَ عَلَى مَا كَانَ

“Hukum asal, apa yang sudah terjadi bertahan sebagai sebelumnya.”

Selama kita tidak memiliki bukti telah terjadi perubahan, maka kondisi sebelumnya dipertahankan. Kaidah ini yang diistilahkan para ulama dengan dalil istish-hab [الاستصحاب] mempertahankan hukum asal. Disebut istishab, dari kata shuhbah, yang artinya mengiringi (menjadi sahabat). sehingga makna istishab adalah hukum yang lama selalu mengiringi kasus, selama tidak terjadi perubahan.

Kami yakin anda perlu contoh untuk memahami keterangan itu. Kita langsung gunakan untuk memecahkan salah satu kasus yang ada di soal kuis,

Orang yang hilang dalam kurun waktu lama, sementara tidak ada berita apakah masih hidup ataukah sudah meninggal, dia dihukumi masih hidup. Karena ketika dia menghilang, semua yakin dia dalam kondisi hidup. Selama tidak ada bukti bahwa dia telah meninggal, maka statusnya masih hidup. Status hidup masih bertahan sebagaimana sebelumnya, karena hukum asal dia masih hidup, sampai kita mendapatkan bukti terjadi perubahaan.

Mukimin yang menghilang dari rumah sejak tahun 1970, dan tidak ada kabar hingga th. 2016., dihukumi masih hidup, selama tidak ada bukti bahwa dirinya telah meninggal. Sehingga harta yang dia tinggalkan di kampung halaman, belum bisa menjadi warisan.

Selanjutnya, kita akan menjawab kasus yang lain,

Kasus pertama,

Paimen punya kebiasaan wudhu ketika mandi. Sehingga setiap keluar kamar mandi, dia sudah punya wudhu. Suatu ketika, Paimen keluar kamar mandi dan mau shalat. Ketika hendak takbiratul ihram, dia ragu, apakah tadi sudah wudhu atau belum?

Jawaban kasus:

Ketika Paimen masuk kamar mandi, dia yakin bahwa dia dalam kondisi hadats. Apalagi yang namanya orang mandi, bisa dipastikan dia akan melakukan hadats kecil, seperti buang air atau menyentuh kemaluan. Dan Paimen punya kebiasaan wudhu seusai mandi. Suatu ketika, ketika keluar kamar mandi, Paimen ragu, apakah tadi sudah wudhu atau belum?

Sehingga di benak Paimen,  ada 2 keadaan;

  1. Paimen mengalami hadats ketika mandi => yakin
  2. Paimen berwudhu setelah mandi => meragukan

Sementara sebatas kebiasaan bukan bukti bahwa dia telah berwudhu, karena itu, ketika Paimen hendak memulai shalat, dia masih ragu. Sehingga yang lebih meyakinkan Paimen belum berwudhu. Karena yakin tidak bisa gugur dengan sebab keraguan.

Kasus Kedua,

Dalam tengah perjalanan mendaki gunung di tengah hutan, Bedjo kebingungan. Apakah sudah masuk maghrib ataukah belum. Sementara dia puasa dan ingin segera berbuka. Bedjo tidak mendengar adzan dan tidak membawa jam. Batere hp ngedrop dan tidak bisa dinyalakan. Terlihat di ufuk sudah memerah. Apakah Bedjo sudah boleh berbuka?

Penyelesaian kasus:

Kaidah yang berlaku, hukum asal adalah bertahan pada kondisi sebelumnya, sampai kita yakin telah terjadi perubahan. Ketika orang berada di waktu sore, hukum asalnya masih siang hari, artinya belum masuk waktu malam, sampai dia yakin telah terjadi perubahan (masuk waktu malam).

Tanda masuknya maghrib ditandai dengan tenggelamnya bulatan matahari,

Imam Bukhari meriwayatan secara muallaq,

وَأَفْطَرَ أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِىُّ حِينَ غَابَ قُرْصُ الشَّمْسِ

Abu Said berbuka puasa ketika bulatan matahari telah tenggelam. (Shahih Bukhari).

Bedjo berada di hutan, di gunung, artinya di posisi tinggi, namun di dalam rimbun pepohonan. Dia kesulitan melihat bulatan matahari di ufuk barat. Karena itu, terlihat warna merah di ufuk barat belum bisa menjadi bukti bahwa telah masuk waktu maghrib.

Karena itu, Bedjo harus menunggu sampai dia yakin telah masuk waktu maghrib. Karena apa yang telah terjadi bertahan pada kondisi awalnya selama tidak ada perubahan.

Kasus Ketiga,

Ketika ramadhan kemarin Siti mengalami haid, sehingga tidak puasa. Ketika bulan Dzulhijjah, dia ingin mengqadha puasanya. Tapi dia ragu, apakah utangnya 7 hari ataukah 8 hari? Apa yang harus dilakukan Siti?

Jawaban Kasus:

Keraguan Siti terjadi pada jumlah tanggungan puasanya, apakah 7 hari atau 8 hari. Sehingga di benaknya ada 2 kebimbangan,

  1. Utang puasa 7 hari => yakin
  2. Ada tambahan utang 1 hari lagi, sehingga jadi 8 hari => meragukan

Jumhur ulama mengatakan bahwa dia diminta untuk mengambil yang lebih hati-hati, yaitu dengan mengambil yang beban tanggungannnya lebih besar. Salah satu kaidah dalam madzhab Malikiyah,

الشَّكُّ فِي الزِّيَادَةِ كَتَحَقُّقِهَا

“Ragu adanya tambahan beban, ditetapkan seperti ada tambahannya.”

Sehingga Wati harus memilih yang lebih banyak, yaitu utang puasa 8 hari, agar dia semakin yakin bahwa semua utang puasanya telah terbayar. Karena jika dia memilih 7 hari, dia akan dihantui keraguan, jangan-jangan masih ada utang puasa sehari yang belum dia qadha.

Dalam kitab Fiqh 4 Madzhab [al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah] dinyatakan,

من عليه فوائت لا يدري عددها يجب عليه أن يقضي حتى يتيقن براءة ذمته، عند الشافعية، والحنابلة

Orang yang punya kewajiban untuk mengganti ibadah, sementara dia tidak tahu berapa jumlahnya yang harus dia tanggung, menurut Syafiiyah dan Hambali, dia wajib untuk mengqadha’nya sampai yakin bahwa tanggung jawabnya telah terlaksana. (al- al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah, 1/450)

Kasus Keempat,

Tahun lalu, Wati mempunyai utang puasa 25 hari karena nifas. Setelah diqadha selama 5 bulan dari sejak syawal, selanjutnya dia ragu berapa yang sudah diqadha, apakah 13 hari ataukah 14 hari?

Jawaban Kasus:

Wati yakin bahwa utang puasanya 25 hari, dan telah diqadha. Hanya saja dia ragu,

  1. Apakah telah diqadha 13 hari, sehingga sisa utang puasanya 12 hari?
  2. Apakah telah diqadha 14 hari, sehingga sisa utang puasanya 11 hari?

Telah mengqadha 13 hari, wati yakin. Apakah telah mengqadha 1 hari tambahannya, wati ragu.

Hukum asalnya, kewajiban itu tetap berlaku sampai dia yakin bahwa kewajiban itu telah terlaksana. Karena itu, dalam hal ini Wati harus memilih yang telah diqadha baru 13 hari, agar dia bisa yakin bahwa semua utang puasanya terlaksana.

Diantara turunan kaidah masalah memilih yang yakin adalah

ما ثبت بيقين لا يرتفع إلا بيقين

“Beban yang ada berdasarkan keyakinan, tidak boleh dihilangkan kecuali dengan yakin.”

Demikian, Allahu a’lam.

Inilah Pemenang Kuis – Ragu dalam Ibadah

Peserta yang mengirim jawaban kuis ada 113 orang. Dan kami layak bersyukur kepada Allah, jawaban yang dikirim para peserta kuis menujukkan bahwa mereka bisa memahami artikel kami dengan baik. Masalah ada yang keliru menjawab, mungkin hanya karena kurang fokus saja.

Dari 113 peserta yang mengirim jawaban, hanya ada 11 peserta yang menjawab benar semua untuk kelima soal dalam kuis.

Dan mengingat hanya ada 5 peserta yang mendapat hadiah, maka kami memilih berdasarkan jawaban terbaik. Berikut 5 orang pemenang kuis – konsultasisyariah.com yang telah diseleksi oleh dewan pembina,

  1. Warto                                – Sleman Jogja
  2. Tatik Umamah                                – Kartasura – Surakarta
  3. Nico Oktora                       – nic***ora@gmail.com
  4. Hanif                          – za***hanif71@gmail.com
  5. Reny Aryb                          – ren***b@gmail.com

InsyaaAllah kelima pemenang akan mendapatkan hadiah.

Selanjutnya, kepada para pemenang dimohon untuk mengirim alamat dan no telpon ke email kami di: kuis.konsultasisyariah@gmail.com.

Hadiah akan kami kirim selambat-lambatnya 3 hari setelah pemenang mengirim data lengkap yang kami butuhkan.

Demikian, tidak lupa kami ucapkan Jazakumullah khoiran atas perhatiannya. semoga bermanfaat…

Barakallahu fiikum.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
]]>
Info Laporan Donasi Kendaraan Operasional Yufid https://konsultasisyariah.com/28199-info-laporan-donasi-kendaraan-operasional-yufid.html Wed, 10 Aug 2016 04:56:53 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=28199 LAPORAN PEROLEHAN DONASI MOBIL YUFID

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh,

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمد عبده ورسوله، أما بعد

Pembaca yang budiman, pada pertengahan Maret 2016 kemarin kami melakukan penggalangan donasi pengadaan mobil dakwah operasional Yufid.TV karena mendesaknya kegiatan kami untuk hunting di lapangan. [LIHAT INFO SEBELUMNYA]

Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah yang menggerakkan hati-hati para donatur, kebutuhan dana tersebut sudah terpenuhi. Dan saat ini kami telah mendapatkan mobil operasional berupa Panther LS Turbo th. 2011.

kendaraan yufid - panther LS turbo diesel
Dokumen Yufid.inc
kendaraan yufid - panther LS turbo diesel 2011
Dokumen Yufid.inc

Berikut data nilai pemanfaatan donasi kendaraan operasional Yufid untuk dijadikan laporan

Harga Perolehan Pembelian Mobil Isuzu Panther LS Turbo : Rp 163.000.000,-

Sisa donasi akan digunakan biaya perawatan, pembelian perlengkapan/aksesoris kendaraan, dan operasional yufid.TV.

laporan donasi mobil yufid 2016

Selanjutnya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah menyalurkan sebagian dananya untuk pengadaan mobil. Kami tidak bisa memberikan balasan apapun, semoga Allah yang membalasnya, dengan balasan yang lebih baik, jazakumullah khoiran…

Dan dengan ini kami sampaikan bahwa donasi mobil dakwah yufid.TV ditutup.

Semoga kehadiran mobil dakwah yufid, semakin memudahkan kami untuk memproduksi video-video pendidikan dan mendukung dakwah yufid.TV agar bisa lebih maksimal…

Demikian, atas perhatiannya kami haturkan Jazakumullah khoiran…

INFORMASI DONASI LAIN BISA ANDA LIHAT DISINI

wa shallallahu wa baraka ‘ala nabiyyina muhammadin wa aalihii wa shahbihi wa sallam

]]>
Jika Tidak Sengaja Menyebarkan Berita Hoax https://konsultasisyariah.com/27977-jika-tidak-sengaja-menyebarkan-berita-hoax.html Tue, 14 Jun 2016 02:22:04 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=27977 Tidak Sengaja Menyebarkan Berita Hoax

Bagaimana jika sudah terlanjur menyebarkan berita dusta? Setelah disebarkan baru tahu bahwa itu hoax.

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Salah satu yang dibenci oleh Allah adalah terlalu aktif menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Dalam hadis dari al-Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ كَرِهَ لَكُمْ ثَلاَثًا قِيلَ وَقَالَ ، وَإِضَاعَةَ الْمَالِ ، وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ

 Sesungguhnya Allah membenci 3 hal untuk kalian: [1] menyebarkan berita burung (katanya-katanya); [2] menyia-nyiakan harta; dan [3] banyak bertanya. (HR. Bukhari 1477 & Muslim 4582).

Terlebih ketika berita itu bisa bikin geger di masyarakat. Allah mencela orang yang suka menyebarkan berita yang membuat masyarakat ribut. Dalam al-Quran, Allah menyebut mereka dengan al-murjifuun (manusia pembuat onar).

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah, beberapa orang tukang penyebar berita terkadang membuat geger masyarakat. terutama berita yang terkait keluarga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah mengancam, jika mereka tidak menghentikan kebiasaan ini, maka mereka akan diusir dari Madinah.

Allah berfirman,

لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ الْمُنَافِقُونَ وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ وَالْمُرْجِفُونَ فِي الْمَدِينَةِ لَنُغْرِيَنَّكَ بِهِمْ ثُمَّ لَا يُجَاوِرُونَكَ فِيهَا إِلَّا قَلِيلًا

Jika orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah tidak berhenti (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar. (QS. al-Ahzab: 60)

Sehingga, sebelum menyebarkan, pastikan berita anda benar. Hentikan kebiasaan buruk mudah menyebarkan berita. Tanamkan dalam diri kita, menyebarkan berita itu bukan prestasi… prestasi itu adalah menyebarkan ilmu yang bermanfaat, bukan menyebarkan berita.

Bagaimana ketika tidak sengaja menyebarkan berita dusta? Setelah disebarkan, baru diingatkan bahwa ternyata itu hoax.

Pertama, orang yang melakukan kesalahan tanpa disengaja, maka tidak ada dosa baginya, antara dia dengan Allah. Allah berfirman,

وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيمَا أَخْطَأْتُمْ بِهِ وَلَكِنْ مَا تَعَمَّدَتْ قُلُوبُكُمْ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Tidak ada dosa bagimu terhadap kesalahan yang kalian lakukan tanpa sengaja, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. (QS. al-Ahzab: 5).

Namun jika itu merugikan hak orang lain, maka dia bertanggung jawab atas kerugian itu.

Ketika Nabi Daud menjadi penguasa, ada kasus, hewan ternak milik si A, masuk ke lahan pertanian milik si B dan merusak tanamannya. Akhirnya mereka meminta keputusan Nabi Daud. Beliau memutuskan, hewan si A harus diserahkan ke si B, sebagai ganti dari tanaman yang dirusak.

Sementara Sulaiman memiliki pemahaman berbeda. Beliau memutuskan, hewan si A diserahkan ke si B untuk diperah susunya sampai menutupi nilai kerugian tanaman yang dirusak. Dan Allah memuji keputusan Sulaiman. Allah menceritakan,

وَدَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ إِذْ يَحْكُمَانِ فِي الْحَرْثِ إِذْ نَفَشَتْ فِيهِ غَنَمُ الْقَوْمِ وَكُنَّا لِحُكْمِهِمْ شَاهِدِينَ . فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ

(ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu, maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat). (QS. al-Anbiya: 78 – 79)

Kedua, ketika sudah tersebar di forum, berikan penjelasan di forum yang sama bahwa berita itu dusta. Agar anda bisa lepas dari tanggung jawab.

Bagi mereka yang pernah menyebarkan kesesatan, kemudian bertaubat, dia berkewajiban untuk menjelaskan kepada masyarakatnya, tentang kesesatan yang pernah dia ajarkan.

Beberapa ulama yang bertaubat dari kesesatan, mereka mengarang buku  yang membatah pendapat lamanya. Diantaranya Abul Hasan al-Asy’ari. Setelah beliau taubat dari aqidah Kullabiyah, beliau menulis beberapa buku sebagai bantahan untuk aqidah beliau yang lama. Seperti al-Ibanah ‘an ushul diyanah, dan maqalat islamiyin.

Allah menjelaskan,

إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا فَأُولَئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. al-Baqarah: 160).

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
]]>
Wakaf Pembangunan Masjid Pogung Dalangan Yogyakarta – (Info) https://konsultasisyariah.com/27933-wakaf-pembangunan-masjid-pogung-dalangan-yogyakarta-info.html Fri, 10 Jun 2016 07:57:57 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=27933 Mendapat Jaminan Istana Surga

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Kaum Muslimin yang kami cintai,

Anda ingin diberi jaminan oleh Allah untuk mendapatkan Istana surga di akhirat kelak?
Belum tahu bagaimana caranya?

Mari simak hadits berikut:

Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiallahu’anhu beliau berkata: Sungguh aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ تَعَالَى – قَالَ بُكَيْرٌ: حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ: يَبْتَغِيْ بِهِ وَجْهَ اللَّهِ – بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا

“Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala (mengharapkan wajah-Nya) maka Allah akan membangunkan baginya rumah (istana) di Surga” (HR. Bukhari)

Masjid Pogung Dalangan kembali mengajak kaum muslimin untuk berinvestasi akhirat dan berlomba-lomba mendapatkan jaminan istana surga oleh Allah.

Mari turut berpartisipasi dalam:

“WAKAF PEMBANGUNAN MASJID POGUNG DALANGAN”
(Periode Penggalangan Dana sampai dengan Juni 2017)

Dan dapatkan jaminan istana surga oleh Allah..

Alamat Masjid Pogung Dalangan:
Pogung Dalangan, SIA XVI RT. 11 RW. 50 Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.
Kode Pos 55284.
Dari Fakultas Teknik UGM ke utara
Koordinat: S7°45.631′ E110°22.394′
Atau ketik di Google maps : goo.gl/maps/QbLe8

Alhamdulillah pada periode sebelumnya, yaitu periode pembebasan tanah, telah berhasil dibebaskan tanah seluas +- 300 m2 dengan menghabiskan dana tidak kurang dari Rp 1.600.000.000,00 (Satu miliyar enam ratus juta rupiah). Keberhasilan ini tidak lepas dari rahmat dan kasih sayang Allah serta atas sebab bantuan dana dan doa dari kaum muslimin sekalian.

Jazakumullahu khairan..

Pada periode kali ini InsyaAllah akan dilanjutkan pada Tahap Pembangunan. Dana yang diperlukan untuk menyelasaikan pembangunan ini adalah sekitar

Rp 3.000.000.000,00
(TIGA MILIYAR RUPIAH)

* Pada saat artikel ini dibuat, dana yang terkumpul baru mencapai Rp 800.000.000,00 (Delapan ratus juta rupiah)

InsyaAllah perluasan masjid ini akan digunakan untuk meningkatkan daya tampung yang sudah mulai melebihi kapasitas, serta untuk menyediakan ruang-ruang belajar bagi lebih dari 10 majelis ilmu yang bertempat di Masjid Pogung Dalangan.

Diagram Pencatatan

Jumlah Jamaah Sholat 5 Waktu dan Tarawih Saat ini

diagram pencatatan

Berikut ini adalah lahan yang akan dibangun perluasan Masjid Pogung Dalangan:

lokasi google map

YANG MENARIK dari Masjid Pogung Dalangan, Alhamdulillah:
1. Jama’ah ramai
Jama’ah shalat subuh mencapai 180 orang dan maghrib mencapai 280 orang.

Shalat tarawih meluber hingga ke jalan

jamaah tarawih di masjid MPD

Penuhnya jamaah putri ketika Shalat Tarawih

kajian ibu2

2. Berupaya menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam.

buka puasa
Sajian ifthor bulan Ramadhan

Padatnya peserta buka puasa bersama di bulan Ramadhan

kajian ramai

3. Banyak majelis ilmu
Setidaknya ada 10 majelis ilmu yang mempelajari agama Allah, yang bertempat di Masjid Pogung Dalangan.

kajian hadis

Kajian hadits Arbain Menjelang Buka

4. Memiliki komunitas “Kampus Ta’jil”
Yaitu madrasah pengajian mahasiswa + buka bersama puasa Senin Kamis. Beranggotakan mencapai 100 orang.

kampus takjil

Kampus Takjil – Buka puasa sunnah bersama Senin Kamis

5. Majelis pengajian bapak-bapak setiap 2 pekan sekali dengan peserta mencapai 90 orang.

sabdo tomo

Pengajian Sabdotomo

6. Program Iqro’ Yaa Abatiy dan Al Wardah
Yaitu program berantas buta al qur’an untuk bapak-bapak dan ibu-ibu dg total peserta aktif hampir 90 orang.

ngaji manula

Iqro’ Yaa Abatii

7. Taman Pendidikan Al Quran
Pembinaan anak-anak melalui TPA Al Furqon dengan total peserta didik aktif 150 anak (putra dan putri). Alhamdulillah sudah banyak membuahkan prestasi.

tpa mpd

Penampilan adik-adik santri TPA Al Furqon dalam acara pengajian akbar.
8. Pengajian rutin
Berikut ini adalah Asatidz yang memandu kegiatan di Masjid Pogung Dalangan:
1. Ustadz Syatori Abdul Rouf
2. Ustadz Didik Purwodarsono
3. Ustadz Afifi Abdul Wadud, BIS
4. Ustadz Zaid Susanto, Lc
5. Ustadz Aris Munandar, MPI
6. Ustadz Ammi Nur Baits, ST
7. Ustadz Abdul Halim
8. Ustadz Abdussalam Busro, Lc
9. Ustadz Ahmad MZ
10. Ustadz Abu Sa’ad, MA
11. Ustadz Arifin Riddin, Lc
12. Ustadz Ahmad MZ

Kajian dengan pemateri syaikh tamu dari timur tengah

kajian MPD

* Kunjungi juga Galeri MPD untuk melihat dokumentasi lainnya.

***
Ayo turut menyebarkan informasi ini kepada keluarga/saudara/sesama muslim lainnya..
Semoga Allah menjadikan usaha Anda ini sebagai amalan yang berpahala besar. Jazaakumullaahu khairan.
***
Partisipasi wakaf pembangunan dari Anda dapat berupa material (semen, pasir, batu, dsb) atau dana tunai yang dapat disalurkan langsung kepada Panitia Pembangunan Masjid Pogung Dalangan beralamat di Masjid Pogung Dalangan.

Wakaf pembangunan berupa dana dapat juga disalurkan dengan cara transfer ke rekening berikut:

  • Bank Muamalat, rek. 567-000-1883 (kode bank : 147)
    atau
  • Bank Syariah Mandiri, rek 543-000-0006 (kode bank : 451)
    (Kedua rekening di atas atas nama “Masjid Pogung Dalangan”)

Anda bisa mengirim SMS konfirmasi setelah transfer dengan format berikut:
Wakaf#Nama#Alamat#Nominal#Tanggal transfer#Bank asal#Bank tujuan
dikirim ke 081228431480 (Via SMS Only)

Info lebih lanjut:
Telp/SMS/whatsapp = 081228431480 (Fahad)
Pin BB = 589CA97E (Wakaf Masjid Pogung Dalangan)
Website = masjidmpd.com
Media sosial Masjid Pogung Dalangan:
Facebook Fanspage = @Masjid Pogung Dalangan – MPD
Twitter = @masjidmpd
Instagram = @masjidmpd

Kami berharap agar kami bisa menjadi wasilah bagi Anda untuk mendapatkan istana surga. Aamiin..

Sleman, Juni 2016
Panitia Pembangunan Masjid Pogung Dalangan.

]]>
Derita Mereka, Derita Kita Semua #Aleppo https://konsultasisyariah.com/27742-derita-mereka-derita-kita-semua-aleppo.html Wed, 04 May 2016 03:06:10 +0000 https://konsultasisyariah.com/?p=27742 Derita Mereka, Derita Kita Semua

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Pembaca yang budiman, tunjukkan kepedulian anda kepada muslim Suriah.

Hingga saat ini masih banyak orang yang terpengaruh anggapan, Suriah itu perang Saudara antara rakyat dengan pemerintah. Kemudian dijadikan alasan untuk tidak peduli sama sekali dengan derita orang lain. Ini kalimat racun, yang sangat tidak manusiawi. Dan ini prinsip yang diikuti media liberal di tempat kita. Mereka tidak memberitakan kondisi kaum muslimin di Suriah, karena mereka lebih berpihak kepada rezim Basyar al-Asad.

Setidaknya dibangun kesadaran, jika anda muslim, berikan kepedulian kepada muslim yang lain. Dinyatakan dalam hadis dari Hudzifah bin al-Yaman radhiyallahu ‘anhu,

مَنْ لاَ يَهْتَمُّ بِأَمْرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَلَيْسَ مِنْهُمْ

“Barang siapa yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka dia bukan dari mereka.” (HR. Thabrani dalam al-Mu’jam ash-Shaghir)

Karena mukmin itu seperti bangunan. Sehingga mereka saling menguatkan. Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya adalah bagaikan bangunan yang saling menguatkan antara satu dengan lainnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, jika ada sebagian mukmin yang terluka, maka mukmin yang lain akan turut merasakannya. Ibarat satu badan, jika ada anggota yang sakit, anggota yang lain akan turut merasa sakit. Dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِيْ تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اثْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمى

“Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan dan kasih sayang mereka adalah bagaikan satu jasad, apabila satu anggota tubuh sakit maka seluruh badan akan susah tidur dan terasa panas.” (HR. Muslim)

Seperti yang telah kita saksikan bersama, dalam video dokumentasi – asli bukan rekayasa kantor berita – kejadian di Aleppo, kaum muslimin dibom oleh pasukan Basyar dan sekutunya. Banyak anak-anak dan warga sipil yang menjadi korban.  Anda bisa saksikan laporan dari seorang aktivis kemanusiaan sekaligus jurnalis independen Hadi Al Abdallah pada video dibawah ini:

Namun sayang, korban sipil yang begitu banyaknya ini tidak terdengar dibeberapa media sebagaimana kasus bom paris yang hanya beberapa orang korbannya.

Tapi parahnya, media semakin memperuncing kecamuk ini dengan memutar balikkan fakta. Mereka menukil berita yang salah dari media internasional semacam BBC Arabic, RT (Rusian Today), FOX News dll. dimana media-media ini pro Assad. Mereka menurunkan berita bahwa serangan Allepo ini dilakukan oleh faksi Jabhah Nusrah dan menghancurkan rumah sakit dan masjid.

fox news

Padahal faktanya Rezim Bashar Assadlah yang melakukannya dengan serangan rudal pesawat.  Hal ini dibantah keras oleh Hadi Al Abdallah dalam akun twitternya kepada RT Arabic yang menggugakan video Hadi untuk propaganda Rusia.

bantahan hadi abdallah

Menuai kecaman keras telah melakukan kesalahan fatal, RT dan BBC meminta maaf dan menghapus berita. Konsekuensinya Dima Izzamdeen presenter BBC mengundurkan diri dari BBC Arabia sebagai reaksi dari Pemberitaan BBC yang salah tentang pengeboman di Aleppo beberapa waktu lalu.

Media Indonesia yang tidak punya jurnalis disana dan hanya mengadalkan sumber-sumber lain, tidak mau tahu atau meralat kesalahan berita ini. Sehingga jutaan pembaca dicekoki pembodohan informasi, seakan Suriah hanya perang biasa dan tidak perlu peduli dengan korban-korban yang kebanyakan Ahlusunnah.

Bahkan ada sebagian orang yang terdoktrin berita sesat jika Rezim Bashar Assad sah-sah saja mengebom Aleppo karena sedang memerangi teroris. Laahaula walaa quwwata illa billah.. coba Anda saaksikan video diatas, apakah korbannya orang bersenjata?

Sekali-kali tidak…. korbannya adalah wanita, anak-anak dan para warga sipil.

Jika kita belum bisa memberikan donasi secara material, minimal jangan lupakan kaum muslimin Suriah dalam doa baik anda.

Boleh Mendoakan Keburukan

Disamping kita dianjurkan mendoakan kebaikan untuk kaum muslimin Suriah, kita juga dibolehkan mendoakan keburukan untuk orang yang mendzalimi kaum muslimin Suriah. Mendoakan keburukan untuk Basyar dan semua sekutunya, mendoakan keburukan untuk Rusia dan Iran. Agar Allah segera menghentikan agresi mereka terhadap rakyat Suriah.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan,

دَعَا رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – عَلَى الَّذِينَ قَتَلُوا أَصْحَابَ بِئْرِ مَعُونَةَ ثَلاَثِينَ غَدَاةً ، عَلَى رِعْلٍ وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ عَصَتِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendoakan keburukan untuk orang-orang yang membantai para sahabat di sumur Ma’unah selama 30 hari. Beliau mendoakan keburukan untuk suku Ri’l, Dzakwan, dan Ushayyah yang membangkang dari perintah Allah dan Rasul-Nya. (HR. Bukhari 2814)

Semoga Allah menyelamatkan kaum muslimn dari kejahatan orang kafir, terutama mereka yang berada di Suriah dan daerah lainnya.

Wa shallallahu ‘ala nabiyyinaa muhammad wa ‘ala aalihi wa shahbihi wa sallam.

]]>