Terapi Penyembuhan Polip

1548
menyambut ramadhan

Terapi Penyembuhan Polip

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum

Saya memiliki penyakit polip yang sudah cukup lama, sekitar tiga tahunan. Belum ada usaha nyata dari saya untuk mengobatinya, tapi akhir-akhir ini permasalahan ini menggangu saya. Bagaimana cara untuk penyembuhan dan akibatnya bila tidak dioabati?

Syukron. Wassalam

Dari: Bayu Putra

Jawaban:
Wa’alaikumussalaam warahmatullahi wabarakatuh

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudara ajukan.

Polip pada daerah pada asalnya merupakan pertumbuhan jaringan selaput lendir hidung yang dihubungkan dengan peradangan kronis pada hidung, seperti pada asma, alergi, sensitivitas terhadap obat tertentu, infeksi berulang pada daerah hidung dan sekitarnya, atau masalah pada sistem imun tubuh. Polip umumnya tumbuh seperti benjolan kadang bertangkai di bagian dalam hidung, terutama bagian atas hidung, dan menjorok ke arah area terbuka di dalam hidung. Polip berukuran kecil kadang tidak disadari oleh penderitanya, namun ukuran besar dapat menyebabkan gangguan seperti sumbatan pada hidung.

Polip berukuran besar dan telah lama timbulnya, dapat menyebabkan sumbatan khas pada hidung, yang dicirikan dengan rasa tersumbat pada hidung yang terus-menerus, kehilangan kemampuan mencium bau bahkan mengecap rasa, dihubungkan dengan kejadian sinusitis berulang (meskipun dikatakan pula bahwa sinusitislah yang dapat memicu timbulnya polip), kerusakan tulang di bawah tempat tumbuhnya polip, rasa tertekan di daerah wajah dan kepala, hidung meler terus menerus, dan kualitas tidur yang buruk.

Terapi Polip di antaranya meliputi:

– Obat topikal, yaitu yang langsung dimasukkan ke dalam hidung, seperti semprotan hidung, atau nasal spray, misalnya yang mengandung bahan aktif Oxymetazolin maupun kortikosteroid seperti prednison. Obat ini dapat mengurangi gejala sumbatan yang disebabkan oleh polip, dan kadang bisa mengecilkan dan mengeliminir polip sama sekali. Meski demikian, polip cenderung untuk kambuh kembali. Penggunaan nasal spray kortikosteroid membutuhkan pengawasan ahli kesehatan.

– Operasi pengangkatan polip pada polip berukuran besar yang telah menimbulkan gejala, dan tidak banyak membaik dengan terapi non-bedah.

– Kontrol yang baik terhadap alergi, asma, maupun infeksi membantu mengurangi peluang timbulnya polip.

Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Dijawab oleh dr. Hafidz N (Pengasuh Rubrik Kesehatan Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

SHARE
Previous articleGratifikasi dan Hadiah Proyek
Next articleMengaminkan Doa Khatib ketika Jumatan
dr. Hafidz, salah satu pembina konsultasi kesehatan di situs KonsultasiSyariah.com Beliau adalah alumni fakultas kedokteran UGM, dan saat ini sedang menyelesaikan Pendidikan Dokter Spesialis jantung dan pembuluh darah.