Sering Merasa Ketakutan

7186
rasa edih dan cemas berlebih

Merasa Ketakutan

Pertanyaan:

Saya elis umur 23 tahun. Akhir-akhir ini saya sering sekali merasa takut dan seperti akan hendak meninggal saat itu juga, perasaan takut saya sering muncul kalau saya mendengar ada orang meninggal, atau liat berita kecelakaan dan kabar yang menyeramkan, seketika itu juga perasaan takut saya pasti datang dan jantung saya juga ikut brdebar dan badan gemetar juga terasa lemas. Kadang juga suka ingin muntah. Tolong jelaskan kepada saya penyakit apa yang sedang saya alami ini? Terima kasih.

Dari: Elis

Jawaban:

Terima kasih atas pertanyaan yang Saudari berikan kepada kami.

Perasaan takut dan cemas yang luar biasa yang menyerang secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, yang bahkan dapat dideskripsikan sebagai ‘perasaan hampir mati’, kemungkinan merupakan suatu bentuk gangguan kesehatan yang dinamakan serangan panik (‘panic attack’).

Serangan panik sendiri adalah suatu episode ketakutan intens yang mendadak, yang memicu timbulnya reaksi fisik berat, pada kondisi tidak adanya bahaya atau sebab yang jelas. Serangan panik ini dapat menjadi sangat menakutkan bagi mereka yang mengalaminya, dan saat serangan, penderita bahkan berpikir dirinya kehilangan kendali, mengalami serangan jantung, atau bahkan sekarat. Banyak orang yang mengalami sekali atau dua kali serangan panik, yang menghilang seiring dengan berlalunya kejadian berat yang mereka alami. Namun jika kondisi ini terus berlanjut, maka kemungkinan penderitanya mengalami gangguan panik (‘panic disorder’).

Gejala serangan panik ini dapat terjadi kapan dan dimana saja. Meski gejala bervariasi, namun biasanya serangan panik akan memuncak dalam 10 menit dan penderita akan merasa lelah setelahnya. Diantara gejala serangan panik adalah:

  • Perasaan adanya bahaya yang akan terjadi
  • Ketakutan akan kehilangan kontrol diri atau mati
  • Denyut jantung menjadi lebih cepat
  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Sulit bernafas
  • Hiperventilasi, yakni usaha nafas lebih sering dan banyak
  • Menggigil
  • Wajah memerah dan panas
  • Mual, kram perut
  • Nyeri kepala
  • Pusing
  • Perasaan akan pingsan
  • Kerongkongan tersumbat
  • Kesulitan menelan

Perasaan takut yang intens yang dialami penderita dapat mendorongnya untuk menghindari pemicu serangan panik ini, yang jika tidak ditangani dengan segera, dapat berkembang menjadi fobia.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami serangan panik antara lain adalah:

  • Riwayat keluarga mengalami serangan atau gangguan panik
  • Stres berat
  • Wafat atau sakit beratnya orang yang dikasihi
  • Perubahan besar dalam hidup, misalnya memiliki bayi
  • Riwayat penyiksaan saat kanak-kanak atau pelecehan seksual
  • Mengalami kejadian yang traumatis, seperti kecelakaan atau pelecehan seksual

Jika seseorang merasakan gejala serangan panik seperti diatas, maka tindakan yang tepat adalah segera mencari pertolongan medis, melalui psikiater atau psikolog, sebab kondisi ini biasanya sulit untuk dihadapi sendiri dan dapat berkembang menjadi kronis serta mengganggu produktivitas sehari-hari. Pilihan terapi untuk kondisi ini seperti psikoterapi maupun obat-obatan tertentu, akan ditentukan oleh psikiater atau psikolog yang bersangkutan.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafid N (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

Artikel ini didukung oleh:

Anda juga dapat menjadi sponsor di video dan website dakwah di Yufid.com Network, silakan hubungi: [email protected] untuk menjadi sponsor.