Onani Ketika Puasa, Harus Puasa 2 Bulan

4107
onani dan masturbasi ketika puasa

Kafarat Orang yang Onani Ketika Puasa

Pertanyaan:

Assalam’ualaikum.

Apakah orang yang puasanya batal karena masturbasi (meskipun sebenarnya tidak ada niat sampai mengeluarkan mani) dihukumi sama dengan orang yang puasanya batal karena jima’ (hubungan suami istri) di siang hari bulan Ramadhan?

Bagaimana mengganti puasa yang batal tersebut? Apakah harus diganti dengan puasa 2 bulan berturut-turut?

Syukron

Dari: Haryo

Jawaban:

Wa’alaikumussalam

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Orang yang melakukan onani hingga keluar mani di siang hari Ramadhan, statusnya sama dengan orang yang melakukan hubungan badan. Puasanya batal, dia wajib membayar qadha dan kaffarah berupa: puasa dua bulan berturut-turut, atau membebaskan budak, atau memberi makan 60 orang miskin.

Kesimpulan di atas adalah pendapat Syaikh Muhammad Hasan Ad-Diduw As-Syinqithi.

Ketika ditanya apakah orang yang onani siang hari ramadhan harus membayar kaffarah?

Beliau menjawab,

بالنسبة لمن استخرج المني حتى أنزل -نعوذ بالله- في نهار رمضان فإن الكفارة تلزمه، سواء كان إخراجه بمقدمة من مقدمات الجماع أو استمناء باليد أو بغير ذلك، فعليه أن يتقي الله ويتوب إليه وأن يقضي ذلك اليوم وأن يكفر كفارة تجبر له ما فعل، بصيام شهرين متتابعين أو إطعام ستين مسكينا أو عتق رقبة

Terkait orang yang onani hingga keluar mani – na’udzu billah – di siang hari Ramadhan, dia wajib membayar kaffarah. Baik dia mengeluarkan mani dengan cara mukadimah hubungan badan, atau onani dengan tangan, atau cara lainnya. Dan dia wajib bertaqwa kepada Allah, bertaubat kepadanya, dan dia harus mengqadha puasa di hari itu, serta membayar kaffarah untuk menutupi kesalahan yang dia lakukan, dengan puasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin, atau membebaskan budak.

Sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/20711

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits(Dewan Pembina www.KonsultasiSyariah.com)

Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 8610185593 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur