Tensi Rendah Sering Pusing

1364
penyakit darah tinggi hipertensi
menyambut ramadhan

Tensi Rendah

Assalamu’alaikum.
Siang, Saya laki laki usia 19 tahun, berat badan 55 tinggi 165. Saya sering mengalami pusing saat bangun dari tidur dan duduk. Kadang juga pandangan kabur saat berjalan setelah bangun. Saat dicek ke klinik katanya tensi rendah sekitar 64. Mohon bantuan solusinya karna saya sering mengalami hal ini.

Terimakasih

Dari Dedy

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Tensi yang rendah, pada dasarnya bukan merupakan gangguan kesehatan, selama tidak menimbulkan gejala. Setiap orang memiliki kekhususan tekanan darah yang berbeda. Beberapa orang bisa saja memiliki tekanan darah 90/50 mmHg tanpa merasakan keluhan apapun sama sekali. Sebaliknya, ada pula yang jika tekanan darahnya turun hingga 100/60 saja sudah merasakan gejala hipotensi seperti pusing, pandangan gelap atau berkunang-kunang, mual, dan sulit berkonsentrasi. Gejala hipotensi yang dipicu perubahan posisi misalnya dari berbaring ke duduk atau berdiri, disebut hipotensi orthostatik.

Penyebab hipotensi diantaranya adalah:

  • Dehidrasi ringan hingga berat
  • Kekurangan darah, misalnya akibat pendarahan terus menerus
  • Gangguan irama jantung, seperti Terlalu lambat, terlalu cepat, atau tidak teratur
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat untuk menangani depresi
  • – Sumbatan pada paru atau pada vena di kaki (emboli paru, trombosis vena dalam)

Pada dewasa muda tanpa keluhan kesehatan lainnya, kemungkinan penyebabnya adalah dehidrasi ringan. Dehidrasi ringan ditangani dengan konsumsi air putih yang cukup, minimal 2 L perhari, bahkan lebih untuk mereka yang sangat aktif. Tambahan elektrolit (misalnya minuman dengan tambahan elektrolit, namun hati-hati dengan kadar gula dan garam yang berlebih) juga membantu jika air putih belum mencukupi. Selain itu, konsumsi makanan bergizi dan berolahraga teratur, misalnya latihan aerobik, membantu meningkatkan daya dorong otot terhadap darah kembali ke jantung, meningkatkan optimalisasi konsumsi oksigen sel, dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh sehingga dapat membantu mengurangi gejala hipotensi. Modifikasi gaya hidup dengan bangkit perlahan-lahan dari posisi tidur ke duduk, dan duduk ke berdiri juga dapat membantu mengurangi gejala. Namun jika keluhan menetap setelah terapi non-farmakologis diatas, hendaknya Saudara memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter untuk mengevaluasi adakah penyakit yang lebih serius yang menyebabkan hipotensi tersebut.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh: dr Hafidz (Pengasuh rubrik kesehatan Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial