4 Doktrin Sesat Takfiri Jihadis dan Bantahannya (Bagian 3 – Terakhir)

12045

Beliau diberi pengetahuan oleh Allah tentang kehidupan masa depan, tanda-tanda qiamat, yaum hisab, padang mahsyar, kehidupan di jannah, kehidupan di neraka. Apakah menurut antum Beliau tidak tahu akan ada negara-negara yang bentuknya seperti sekarang???

Bahkan beliau menerangkan dalam hadist sahih Muslim dengan gamblangnya

يَكُوْن بَعْدِيْ أَئِمَّة لاَ يَهتَدُوْنَ بِهُدَايَ وَلاَ يَسْتَنُوْنَ بِسُنَّتِيْ وَسَيَقُوْمُ فِيْهِمْ رجَال قُلُوْبُهُم قُلُوْبُ الشَّيَاطِيْنَ فِيْ جِثْمَانِ إِنْسِ قَالَ قُلْتُ كَيْفَ أَصْنَعُ يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنْ أَدْرَكْتُ ذَلِكَ قَالَ تَسْمَعُ وَتَطِيْعُ لِلْأَمِيْرِ وَإِنْ ضَرَبَ ظَهْرَكَ وَأَخَذَ مَالَكَ فَاسْمَعْ وَأطِعْ

“Akan ada sepeninggalanku nanti para pemimpin yang tidak mengambil petunjukku ( al-Quran ), dan tidak mengambil sunnah dengan sunnahku ( Hadits ). Akan muncul pula di tengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya adalah hati syaitan dalam bentuk manusia.” Aku (Hudzaifah) bertanya, “Apa yang perlu aku lakukan jika aku menemuinya?” Beliau menjawab, “(Hendaklah) kamu mendengar dan taat kepada amir (pemerintah), walaupun ia memukul punggungmu dan merampas hartamu, tetaplah mendengar dan taat.” (Hadis Riwayat Muslim, Shahih Muslim, 3/387, no. 3435)

Dalam hadist ini jelas negara dan pemimpinnya yang tidak berpegang dengan al-Quran dan Sunnah, bahkan pemimpinnya berhati syaitan dalam tubuh manusia, tentunya kalau hatinya setan jelas tidak kenal halal haram, bahkan dalam riwayat lain karupsi, zholim, tidak memperhatikan hak-hak rakyatnya, dll. Dalam keadaan ini Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mengkafirkan, tidak berhujjah dengan surat al-Maidah

Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-oang yang kafir. (QS. 5:44)

Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (QS. 5:45)

Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik. (QS. 5:47)

Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hafal, bahkan langsung dari Allah melalui Jibril’alaihissalaam. Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan sahabat untuk mendengar dan ta’at, walau dicambuk punggungnya dan dirampas hartanya. Maka dengan hadist ini batalah segala fatwa yang menta’yin yang memponis negara-negara Islam menjadi kafir. Bukankah ada qaidah dalam Islam

إذا جاء الأثر بطل النظر ”

Kalau ada Atsar ( hadist ) maka segala pendapat yang bersebrangan akan batal”.

Batallah segala pendapat yang menmgkafirkan negara-negara yang berpenduduk mayoritas muslim, dimana adanya syi’ar Islam tidak dilarang adzan, sholat lima waktu, jum’at, Ied Fitri. Ied Qurban, Masjid-masjid, bahkan Nabi yang mulia tidak menjadikan sasaran jihad suatu tempat yang terdengar adzan berkumandang .

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُغِيرُ عِنْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَكَانَ يَسْتَمِعُ فَإِنْ سَمِعَ أَذَانًا أَمْسَكَ وَإِنْ لَمْ يَسْمَعْ أَذَانًا أَغَارَ

dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menyerang dengan tiba-tiba ketika waktu Shubuh, dan beliau mendengarkan dengan cermat, apabila beliau mendengar adzan, maka beliau menahan diri, dan apabila tidak mendengar adzan, maka beliau menyerang.”  ( HR Ad Darimi, lihat juga tafsir Ibnu Kastir dalam surat al-’Adiyat )

Wallahua’lam.

Ditulis oleh Ustad Abdurrahman Ayyub (Mantan Petinggi Jamaah Islamiyah – Tangan Kanan Abu Bakr Ba’asyir)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK