Dilarang Kajian di Masjid Sebelum Jumatan

533
kajian hari jumat

Kajian di Masjid Sebelum Jumatan

Benarkah kajian di hari jumat dilarang?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Terdapat hadis dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, beliau mengatakan,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنِ التَّحَلُّقِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ قَبْلَ الصَّلاَةِ وَعَنِ الشِّرَاءِ وَالْبَيْعِ فِى الْمَسْجِدِ

Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mengadakan kajian di hari jumat, sebelum jumatan. Dan beliau melarang jual beli di masjid. (HR. Nasai 722 dan dihasankan al-Albani)

Para ulama menyebutkan, latar belakang mengapa kita dilarang mengadakan kajian sebelum jumatan adalah agar tidak mengganggu kegiatan jumatan. Karena ketika hari jumat, kita dianjurkan untuk hadir jumatan di awal waktu. Jika di sana ada kajian, akan mengganggu mereka yang hendak hadir jumatan.

Kita akan simak keterangan Adzim Abadi dalam Aunul Ma’bud. Beliau menukil 3 penjelasan ulama,

[1] keterangan al-Khithabi. Beliau mengatakan,

إنما كره الاجتماع قبل الصلاة للعلم والمذاكرة، وأمر أن يشتغل بالصلاة، وينصت للخطبة والذكر، فإذا فرغ منها كان الاجتماع والتحلق بعد ذلك

Beliau tidak menyukai berkumpul untuk kajian sebelum jumatan, serta memeritahkan untuk fokus terhadap jumatan, diam mendengarkan khutbah. Jika selesai jumatan, maka boleh berkumpul dan halaqah setelahnya.

[2] keterangan dari at-Thahawi,

النهي عن التحلق إذا عم المسجد وغلبه فهو مكروه وغير ذلك فلا بأس به

Larangan membuat kajian (sebelum jumatan) berlaku apabila memenuhi masjid atau mendominasi bagian masjid, maka ini yang dilarang. Jika tidak sampai demikian, tidak masalah.

[3] keterangan dari al-Iraqi,

حمله أصحابنا والجمهور على بابه لأنه ربما قطع الصفوف مع كونهم مأمورين يوم الجمعة بالتبكير والتراص في الصفوف الأول فالأول

Para ulama madzhab kami dan mayoritas ulama memahami hadis ini sesuai kondisinya. Karena terkadang memutus shaf, sementara mereka diperintahkan untuk  datang di awal dan merapatkan shaf dari depan pada hari jumat. (Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abu Daud, 3/294).

Berdasarkan penjelasan di atas, sebatas kajian di pagi hari jumat tidak dilarang. Yang dilarang adalah kajian pagi yang mengganggu kegiatan jumatan. Sehingga jika kajiannya dilaksanakan di tempat yang tidak digunakan untuk jumatan, misal di mushola atau rumah warga, atau hanya forum kecil di masjid di pagi hari, yang tidak mengganggu jumatan, insya Allah tidak masalah…

Allahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK