Mengucapkan Basmalah tidak Tepat Waktunya, Sembelihan tidak Sah?

241
menyembelih baca basmalah
Ilustrasi

Waktu Mengucapkan Basmallah Ketika Menyembelih

Kapan waktu yang tepat mengucapkan basmalah ketika menyembelih? Misalnya mengucapkan basmalah, lalu pegang pisau, apakah penyembelihannya sah?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Waktu membaca basmalah adalah ketika hendak melakukan proses penyembelihan. Sehingga jarak antara membaca basmalah dengan menyembelih, tidak lama. InsyaaAllah praktek di masyarakat kita sudah benar. Membaca basmalah menjelang penyembelihan.

Ibnu Qudamah mengatakan,

والتسمية على الذبيحة معتبرة حال الذبح أو قريبا منه كما تعتبر على الطهارة وإن سمى على شاة ثم أخذ أخرى فذبحها بتلك التسمية لم يجز

Membaca basmalah untuk penyembelihan, yang dinilai adalah ketika proses menyembelih atau mendekatinya. Sebagaimana waktu membaca basmalah ketika hendak wudhu. Jika ada orang membaca basmalah untuk menyembelih kambing A, kemudian dia mengambil kambing B, lalu disembelih dengan bacaan basmalah sebelumnya, statusnya tidak sah. (al-Mughni, 11/33)

Keterangan yang sama juga disampaikan al-Kasani. Dalam Bada’i as-Shana’i,

أما وقت التسمية فوقتها في الذكاة الاختيارية وقت الذبح لا يجوز تقديمها عليه إلا بزمان قليل لا يمكن التحرز عنه لقوله تبارك وتعالى ( ولا تأكلوا مما لم يذكر اسم الله عليه )

Untuk membaca basmalah, waktunya untuk penyembelihan normal, waktu menyembelih tidak boleh dilakukan sebelum menyembelih kecuali jedahnya pendek, yang tidak mungkin bisa dihindari. Mengingat firman Allah Ta’ala,  

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ

Janganlah kamu makan binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya.

lalu beliau melanjutkan,

معناه ولا تأكلوا مما لم يذكر اسم الله تعالى عليه من الذبائح ولا يتحقق ذكر اسم الله تعالى على الذبيحة إلا وقت الذبح

Maknanya, jangan makan binatang sembelihan yang tidak disebut nama Allah. Dan tidak bisa disebut “menyebut nama Allah pada sembelihan”, kecuali jika dibaca ketika menyembelih. (Bada’i as-Shana’i, 5/48-49)

Dari kasus yang ditanyakan, jika orang membaca basmalah lalu dia mengambil pisau di dekatnya, kemudian langsung menyembelih, insyaa Allah sembelihannya sah. Karena masih bisa disebut membaca basmalah menjelang penyembelihan.

Demikian, Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK