AQIDAH

Hukum Bermain Kartu Tarot

Pertanyaan:

Apa hukum bermain kartu tarot? Bagaimana jika tidak berniat meyakini ramalannya hanya sekedar bersenang-senang saja?

Jawaban:

Alhamdulillah, ash-shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, wa ‘ala alihi wa man walah, amma ba’du,

Kartu tarot didefinisikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai sejumlah kartu yang memuat lambang-lambang gambar yang mewakili unsur api, air, udara, tanah, dan kekuatan spirit alam semesta, digunakan untuk meramal nasib.

Dengan demikian tidak diperbolehkan memainkannya karena termasuk meramal. Sedangkan meramal perkara gaib seperti ajal, jodoh, nasib, atau meramal masa depan adalah perbuatan kekufuran. Allah ta’ala berfirman,

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

“Katakanlah : “Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan” (QS. An-Naml: 65).

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan: “Orang yang mengklaim tahu perkara gaib, maka ia kafir. Orang yang membenarkan orang yang mengklaim tahu perkara gaib, ia juga kafir. Berdasarkan firman Allah ta’ala (yang artinya) : “Katakanlah : “Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib kecuali Allah”” (QS. An-Naml : 65). Maka tidak ada yang mengetahui perkara gaib kecuali Allah semata” (Majmu’ Fatawa war Rasail, 1/292).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barang siapa yang mendatangi dukun atau mendatangi tukang ramal, kemudian ia membenarkannya, maka ia telah kufur pada apa yang telah diturunkan kepada Muhammad” (HR. Ahmad no. 9536, Abu Daud no. 3904, Tirmidzi no. 135, disahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 5939).

Dewan Fatwa Islamweb menjelaskan :

فقد ذكر بعض الباحثين المعاصرين كلامًا كثيرًا حول حقيقة التاروت، ونشأتها … أنها من الأساليب الشائعة المستخدمة في العرافة، وإذا كانت كذلك؛ فإنه يحرم سؤال العرافين، وتصديقهم

“Telah disebutkan oleh banyak peneliti kontemporer tentang hakikat kartu tarot dan sejarahnya … bahwasanya ia adalah sarana yang banyak digunakan oleh para peramal. Jika demikian, maka diharamkan bertanya kepada peramal dan membenarkannya” (Fatwa Islamweb, no. 270673).

Demikian juga tidak boleh memainkan kartu tarot sekedar untuk bermain atau bersenang-senang, walaupun tidak mempercayai ramalannya. Dalam hadis yang diriwayatkan dari sebagian istri-istri Nabi, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَن أتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عن شيءٍ، لَمْ تُقْبَلْ له صَلاةٌ أرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barang siapa yang datang ke tukang ramal, lalu bertanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari” (HR. Muslim no.2230).

Dalam hadis ini, orang yang datang kepada peramal tetap dicela dan tidak diterima shalatnya selama 40 hari walaupun tidak percaya dan tidak membenarkan perkataan peramal. 

Syaikh Dr. Sa’ad Asy-Syatsri menjelaskan: “Demikian juga tidak diperbolehkan seseorang pergi ke dukun atau peramal walaupun tidak membenarkan perkataan mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang datang ke tukang ramal, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari” (HR. Muslim)” (Sumber: #فتاوى | ماحكم قراءة الأبراج من باب التسلية وعدم الإعتقاد فيها؟ الشيخ سعد الشثري يوضح ذلك.).

Kesimpulannya, tidak boleh memainkan permainan kartu tarot sama sekali. Demikian tidak diperbolehkan memainkannya walaupun tidak mempercayai ramalannya. 

Wallahu a’lam, semoga Allah ta’ala memberi taufik.

Walhamdulillahi rabbil ‘alamin, wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi washahbihi ajma’in.

Dijawab oleh Ustadz Yulian Purnama, S.Kom. 

***

URUNAN MEMBUAT VIDEO DAKWAH YUFID.TV

Yufid.TV membuka kesempatan untukmu, berupa amal jariyah menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Kami namakan “Gerakan Urunan Membuat Video Yufid.TV”. Anda dapat menyumbang dalam jumlah berapa pun untuk membuat video Yufid.TV, Yufid Kids, dan Yufid EDU. Anda boleh sumbangan Rp 5.000,- atau kurang itu. Semoga ini menjadi tabungan amal jariyahmu, menjadi peninggalan yang pahalanya tetap mengalir kepadamu di dunia dan ketika kamu sudah di alam kubur.

Anda dapat kirimkan sumbangan urunanmu ke:

BANK SYARIAH INDONESIA 
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451 (tidak perlu konfirmasi, karena rekening di atas khusus untuk donasi)

PayPal: [email protected]

Mari kita renungkan Surat Yasin Ayat ke-12 ini:

إِنَّا نَحْنُ نُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا۟ وَءَاثَٰرَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَٰهُ فِىٓ إِمَامٍ مُّبِينٍ

Artinya: 

“Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan KAMI MENULISKAN APA YANG TELAH MEREKA KERJAKAN DAN BEKAS-BEKAS YANG MEREKA TINGGALKAN. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yasin: 12)

Apa bekas-bekas kebaikan yang akan kita tinggalkan sehingga itu akan dicatat sebagai kebaikan oleh Allah?

🔍 Jin Qorin, Minum Asi Istri, Surga Dunia Menurut Islam, Hukum Ayah Tidak Memberi Nafkah Anak, Doa Mencari Barang Hilang Dicuri, Pengertian Lebaran

QRIS donasi Yufid