Mari bersama untuk kehidupan kita kelak di akhirat.   BSI: 7086882242
a.n. Yayasan Yufid Network  

Seluruh dana untuk operasional produksi konten dakwah di Yufid: Yufid.TV, YufidEDU, Yufid Kids, website dakwah (KonsultasiSyariah.com, Yufid.com, KisahMuslim.com, Kajian.Net, KhotbahJumat.com, dll).

Yufid menerima zakat mal untuk operasional dakwah Yufid

Kontemporer

Setan Menyukai Musik?

Pertanyaan:

Ustadz, benarkah setan menyukai musik? Apakah berarti rumah yang sering menyetel musik berarti banyak setannya?

Jawaban:

Alhamdulillah, ash-shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, wa ‘ala alihi wa man walah, amma ba’du,

Benar bahwa setan itu menyukai musik dan menyukai jika manusia memainkan musik. Karena musik disebut oleh Allah sebagai alat untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Padahal menyesatkan manusia adalah pekerjaan setan. Allah ta’ala berfirman:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

“Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan “lahwal hadis” untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan” (QS. Luqman: 6).

Dan karena mendengarkan musik adalah maksiat serta dapat melalaikan dari mengingat Allah. Padahal mengajak kepada maksiat dan lalai dari mengingat Allah adalah pekerjaan setan. Allah ta’ala berfirman:

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat” (QS. Al-Maidah: 91).

Musik juga disebut sebagai suara setan. Allah ta’ala berfirman:

وَاسْتَفْزِزْ مَنِ اسْتَطَعْتَ مِنْهُم بِصَوْتِكَ

“Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan suaramu (wahai setan)” (QS. Al-Isra: 64).

Seorang ulama tabi’in, Mujahid bin Jabr rahimahullah, menafsirkan bahwa “suara setan” dalam ayat ini maknanya adalah al ghina’ (nyanyian yang diiringi musik).

Ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu’anhu mendapati ada dua anak perempuan bermain rebana di rumah Nabi, beliau mengatakan:

مزمار الشيطان ؟ مرتين

“Seruling setan? Seruling setan?” (HR. Bukhari no. 3931).

Ini menunjukkan bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu’anhu memahami semua alat musik sebagai seruling setan, dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak mengingkari penamaan tersebut. 

Ketika di perjalanan, setan akan menggoda manusia untuk bernyanyi dengan musik. Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata:

إِذَا رَكِبَ الرَّجُلُ الدَّابَّةَ , وَلَمْ يُسَمِّ , رَدَفَهُ شَيْطَانٌ , فَقَالَ: تَغَنَّهْ , فَإِنْ كَانَ لَا يُحْسِنُ , قَالَ لَهُ: تَمَنَّهْ “

“Jika seseorang naik kendaraan, dan ia tidak menyebut nama Allah ketika naik, maka setan akan berbisik: Ayo bernyanyilah (dengan musik). Jika ia tidak pandai bernyanyi maka setan akan berbisik: Ayo berangan-angan !!!” (Dzammul Malahi, no.40).

Dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa setan menyukai musik. Bahkan kata Ibnul Qayyim rahimahullah, musik adalah Qur’an-nya setan :

والمقصود : أن الغناء المحرم قرآن الشيطان ، ولما أراد عدو الله أن يجمع عليه نفوس المبطلين قرَنه بما يزيِّنه من الألحان المطربة وآلات الملاهي والمعازف ، وأن يكون من امرأة جميلة ، أو صبي جميل ، ليكون ذلك أدعى إلى قبول النفوس لقرآنه ، وتعوضها به عن القرآن المجيد

Kesimpulannya, nyanyian yang haram (yaitu yang diiringi dengan musik) adalah Qur’an-nya setan. Ketika musuh Allah ingin menggabungkan seluruh jiwa yang batil, maka ia akan menambahkan alat-alat musik dengan adanya wanita cantik, atau anak wanita yang cantik, sehingga jiwa yang batil lebih leluasa untuk menerima Qur’an-nya setan, yang akan menggantikan posisi Al-Qur’an yang mulia dalam hati mereka.” (Ighatsatul Lahafan, 1/254).

Oleh karena itu, jika setan lari dari rumah yang dibacakan Al-Qur’an di dalamnya, maka rumah yang sering disetel musik di dalamnya, setan akan betah di dalamnya. Allahul musta’an.

Wallahu a’lam, semoga Allah ta’ala memberi taufik.

Walhamdulillahi rabbil ‘alamin, wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi washahbihi ajma’in.

Dijawab oleh Ustadz Yulian Purnama, S.Kom. 

***

URUNAN MEMBUAT VIDEO DAKWAH YUFID.TV

Yufid.TV membuka kesempatan untukmu, berupa amal jariyah menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Kami namakan “Gerakan Urunan Membuat Video Yufid.TV”. Anda dapat menyumbang dalam jumlah berapa pun untuk membuat video Yufid.TV, Yufid Kids, dan Yufid EDU. Anda boleh sumbangan Rp 5.000,- atau kurang itu. Semoga ini menjadi tabungan amal jariyahmu, menjadi peninggalan yang pahalanya tetap mengalir kepadamu di dunia dan ketika kamu sudah di alam kubur.

Anda dapat kirimkan sumbangan urunanmu ke:

BANK SYARIAH INDONESIA 
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK
Kode BSI: 451 (tidak perlu konfirmasi, karena rekening di atas khusus untuk donasi)

PayPal: [email protected]

Mari kita renungkan Surat Yasin Ayat ke-12 ini:

إِنَّا نَحْنُ نُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا۟ وَءَاثَٰرَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ أَحْصَيْنَٰهُ فِىٓ إِمَامٍ مُّبِينٍ

Artinya: 

“Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan KAMI MENULISKAN APA YANG TELAH MEREKA KERJAKAN DAN BEKAS-BEKAS YANG MEREKA TINGGALKAN. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yasin: 12)

Apa bekas-bekas kebaikan yang akan kita tinggalkan sehingga itu akan dicatat sebagai kebaikan oleh Allah?

🔍 Konsultasisyariah, Doa Meminta Keturunan, Hukum Mendoakan Orang Yang Sudah Meninggal, Syukuran Bayi Baru Lahir, Hukuman Bagi Orang Kristen Di Akhirat, Waktu Shalat Sunat Rawatib

QRIS donasi Yufid