Adakah Lafaz Azan ketika Hujan?

1351

Pertanyaan:

Mohon penjelasan tentang lafal azan ketika turun hujan.

Jawaban:

Lafal azan yang dibaca oleh muazin ketika hujan turun atau hari sangat dingin adalah sebagai berikut:

أَلاَ صَلُّوا فِي الرِّحَالِ

“Ketahuilah, shalatlah kalian di tempat-tempat tinggal.” (Hr. Bukhari: 666, Muslim: 1598, dari Ibnu Umar, Kitab Shalatul Musafirin)

أَلاَ صَلُّوا فِي رِحَالِكُمْ

“Ketahuilah, shalatlah kalian di tempat tinggal kalian.” (Hr. Muslim: 1599, 1600)

صَلُّوا فِي بُيُوْتِكُمْ

“Shalatlah kalian di rumah-rumah kalian.” (Hr. Muslim: 1602, 1603–1607, dari Ibnu Umar)

اَلصَّلاَةُ فِي الرِّحَالِ

“(Tunaikanlah) shalat di rumah-rumah.” (Hr. Bukhari: 616, 668, dari Ibnu Abas)

Lafal di atas boleh dipilih salah satunya, dan dibaca satu kali atau dua kali. Oleh karena itu, semestinya seorang muazin mengetahui lafal ini dan menghapalkannya. Adapun tentang letaknya, maka lafal tersebut dibaca setelah lafal:

أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Sebagai pengganti lafal:

حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

Hal tersebut berdasarkan hadits riwayat Ibnu Abbas (Hr. Muslim: 1602). Boleh pula dibaca setelah selesai azan, yakni setelah lafal:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ

Sebagaimana hadits riwayat Ibnu Umar (Hr. Muslim: 1599)

Imam Nawawi berkata, “Keduanya boleh dilakukan. Hal ini ditegaskan asy-Syafi’i dalam ‘al-Umm’, kitab ‘Azan’. Pendapat ini diikuti mayoritas kawan-kawan kami. Boleh juga diucapkan setelah azan karena adanya dalil. Namun diucapkan setelah azan itu lebih bagus, supaya (lafal) azan tetap berurutan seperti asalnya.”

Katanya pula, “Hadits ini sebagai dalil atas keringanan dalam urusan shalat berjamaah saat turun hujan dan uzur lain yang semisalnya.” (Syarah Shahih Muslim, juz 5, hlm. 213). Wallahu a’lam.

Sumber: Majalah Al-Furqon, edisi 5, tahun ke-4, 1425 H.

(Dengan beberapa pengubahan tata bahasa dan aksara oleh redaksi www.konsultasisyariah.com)