Syahadat Syiah

8165

Syahadat Syiah

Apa benar syahadat syiah itu menyimpang? Saya pernah mendengar ada orang bilang syahadat syiah itu sambil melaknat Abu Bakr, Umar, dan Utsman. Apa benar demikian?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Syahadat yang diajarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah dengan mengikrarkan dua kalimat,

Asyhadu an laa ilaaha illallah

Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasulluh..

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَيُقِيمُوا الصَّلاَةَ ، وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّى دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ ، وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ

 “Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga bersaksi bahwa tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat dan menunaikan zakat. Apabila mereka telah melakukannya, berarti mereka telah menjaga jiwa dan harta mereka dariku (Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam) kecuali dengan (alasan-red) hak Islam serta hisab mereka diserahkan kepada Allah.” (HR. Bukhari 25 & Muslim 135).

Inilah syahadat yang diajarkan dalam islam.

Syahadat Syiah

Berbeda dengan syahadat syiah. Mereka menambahkan lafal syahadat yang tidak pernah dikenal dalam ajaran islam. Ada dua tambahan penting dalam syahadat syiah, karena latar belakang aqidah mereka.

Pertama, melaknat Abu Bakr dan Umar

Seperti yang kita tahu, sekte syiah membangun ideologinya di atas prinsip kebencian. Balas dendam dengan membabi buta tanpa alasan. Sasaran utamanya adalah para sahabat senior, terutama al-Khulafa ar-Rasyidin sebelum Ali bin Abi Thalib. Mereka memancangkan permusuhan dengan Abu Bakr, Umar, Utsman dan para istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, selain Khadijah Radhiyallahu ‘anha. Mereka membuat klaim dusta bahwa para sahabat itu adalah musuh ahli bait Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Mereka membawakan riwayat dusta dari mantan budak Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib, bahwa beliau pernah secara menyendiri bertanya kepada Ali bin Husain,

إن لي عليك حقا ألا تخبرني عن هذين الرجلين : عن أبي بكر وعمر ؟ فقال : كافران كافر من أحبهما

Saya punya hak yang harus anda tunaikan, tolong sampaikan kepadaku penilaian anda tentang dua orang ini, yaitu Abu Bakr dan Umar?

Ali bin Husain mengatakan, “Dua orang ini kafir. Orang yang mencintainya juga kafir.”

(Taqrib al-Ma’arif, Abu Shalah al-Halabi, 25).

Kedua, persaksian masalah walayah.

Setiap syiah harus meyakini bahwa semua ahlul bait adalah wali yang makshum. Mereka akan menjadi hujah dan pembela mereka di hadapan Allah pada hari kiamat. Bahkan walayah menjadi salah satu rukun islam menurut syiah.

Dalam Ushul al-Kafi – salah satu rujukan utama dalam syiah – dinyatakan,

عن أبي جعفر (عليه السلام) قال: بني الاسلام على خمس: على الصلاة والزكاة والصوم والحج والولاية ولم يناد بشئ كما نودي بالولاية، فأخذ الناس بأربع وتركوا هذه – يعني الولاية –

Dari Abu Ja’far – alaihis salam – dia mengatakan, Islam dibangun di atas 5 rukun: shalat, zakat, puasa, haji, dan wilayah. Beliau menyerukan paling keras untuk rukun wilayah. Namun manusia hanya mengambil 4 rukun pertama, dan meninggalkan ini (yaitu rukun wilayah).

Dalam riwayat lain, terdapat tambahan,

قال زرارة: فقلت: وأي شئ من ذلك أفضل؟ فقال: الولاية أفضل، لأنها مفتاحهن والوالي هو الدليل عليهن

Zurarah bertanya kepada Abu Ja’far, “Mana rukun islam yang paling afdhal? Abu Ja’far menjawab, “Walayah paling afdhal. Karena ini kunci semuanya, dan Wali adalah petunjuk untuk yang lainnya.” [Ushul al-Kafi, al-Kulaini, 2/18].

Karena itulah, bagi syiah, pengakuan terhadap walayah menjadi syarat sah diterimanya syahadatnya. Salah satu tokoh syiah mengatakan,

ليس كل من تشهد بالشهادتين بدون الولاية يعتبر مسلماً

Semua orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat tanpa menyebut walayah tidak dianggap sebagai muslim. (Amali as-Shaduq, 230, majlis 60).

Karena latar belakang inilah, mereka menambahkan dalam syahadat mereka bagian yang tidak ada dalam syahadat kaum muslimin.

Salah satu contoh syahadat mereka bisa anda saksikan di video berikut,

Dalam tayangan video di atas, ada seorang yang dulunya muslim yang ingin berstatus sebagai orang syiah. Kita tidak tahu, mengapa dia harus bersyahadat. Bisa jadi ini diantara indikasi bahwa bagi syiah, orang selain syiah adalah kafir. Karena itu, setiap muslim yang hendak menyatakan dirinya sebagai syiah, musti bersyahadat di hadapan tokoh mereka.

Syahadat ini dipandu oleh tokoh syiah bernama Yasir al-Habib. Salah seorang tokoh agama syiah kelahiran Kuwait. Dia pernah belajar di Hauzah di Qum (Hauzah adalah istilah untuk menyebut tempat belajar agama syiah). Dia memiliki andil besar terkait penyebaran syiah di Kuwait, hingga akhirnya dia ditangkap pemerintah dengan dakwaan mengembangkan aliran sesat. Setelah menjalani hukuman penjara 3 bulan, dia hijrah ke Iraq, kemudian ke Iran, dan akhirnya ke Inggris. Hingga kini, dia mendapatkan suaka keamanan di Inggris.

Yasir al-Habib termasuk tokoh syiah yang vokal. Menyuarakan kesesatan ahlus sunah dan menegaskan aqidah kafirnya para sahabat dan para istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Banyak sekali videonya di youtube. Anda bisa cari dengan kata kunci [ياسر الحبيب].

Melihat tayangan mereka bersyahadat, orang sadar akan bisa menilai, apakah model ajaran syiah masih dianggap bagian dari islam ataukah tidak.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial