AQIDAH

Bolehkah Memohon Rahmat dan Ampunan untuk Orang yang Tidak Salat Semasa Hidupnya?

حكم من ترك الصلاة تهاونا وكسلا ومات على ذلك

السؤال

أحسن الله إليكم فضيلة الشيخ هذا سائل يقول: جدتي كانت لا تصلي تهاونا وكسلا ، ولكنها كانت تؤمن بالله ورسوله فهل يجوز لي أن اترحم عليها وأن اعتمر عنها ؟

Pertanyaan:

Semoga Allah melimpahkan kebaikan untuk Anda wahai Syeikh yang mulia, penanya ini berkata, “Nenek saya dahulu tidak salat karena malas dan menyepelekannya tetapi dia beriman kepada Allah dan Rasulullah, bolehkan saya memohonkan rahmat untuknya dan umrah untuknya?”

الاحابة

لا الذي لا يصلي وعنده عقله وتفكيره يترك الصلاة فهذا ليس بمسلم، ليس بمسلم، والنبي ﷺ ( العهد الذي بيننا وبينهم الصلاة فمن تركها فقد كفر )

Jawaban:

Tidak boleh. Orang yang tidak salat, padahal dia berakal dan bisa berpikir, tapi meninggalkan salat, dia bukanlah seorang muslim. Dia bukan seorang muslim, karena Nabi sallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

العهد الذي بيننا وبينهم الصلاة فمن تركها فقد كفر

“Batas pemisah antara kami (orang muslim) dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barang siapa yang meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad)

[Syaikh Shalih al-Fauzan]

مصدر الفتوى

درس فتح المجيد شرح كتاب_التوحيد / يوم الثلاثاء/ ١٥- ربيع الأول -١٤٤١ ﮪ

Sumber:

Pelajaran kitab Fatẖul al-Majīd Penjelasan kitab Tauẖīd

https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/18252

PDF Artikel

***

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk AndroidDownload Sekarang !!

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

REKENING DONASI:

BANK SYARIAH INDONESIA
7086882242
a.n. YAYASAN YUFID NETWORK (Kode BSI: 451)

🔍 Lurus Dan Rapatkan Shaf, Doa Mau Keluar Rumah, Berandai Andai, Bayi Baru Lahir Bisa Bicara Di Palestina, Cukur Rambut Saat Puasa, Maha Benar Allah, Orang Berwudhu

QRIS donasi Yufid