Mari bersama menabung pahala amal jariyah untuk kehidupan kita kelak di akhirat.   BSI: 7086882242
a.n. Yayasan Yufid Network  

Seluruh dana untuk operasional produksi konten dakwah di Yufid: Yufid.TV, YufidEDU, Yufid Kids, website dakwah (KonsultasiSyariah.com, Yufid.com, KisahMuslim.com, Kajian.Net, KhotbahJumat.com, dll).

Yufid menerima zakat mal untuk operasional dakwah Yufid

Ramadhan

Nasihat tentang Perbedaan Awal dan Akhir Ramadan di Berbagai Negara Islam

Pertanyaan:

Setiap tahun terjadi kebingungan terkait awal dan akhir bulan Ramadan yang penuh berkah, sehingga negara-negara kaum Muslimin berbeda antara yang lebih awal dan yang lebih akhir. Bagaimana solusi untuk masalah ini?

Jawaban:

Masalah ini sebenarnya fleksibel dan longgar, alḥamdulillāh. Setiap penduduk suatu negeri sesuai dengan rukyat mereka sendiri-sendiri, sebagaimana tersebut dalam riwayat sahih dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallāhu ‘anhu ketika seorang laki-laki bernama Kuraib dari Syam datang ke Madinah, ia bertanya kepada Ibnu ‘Abbas tentang puasanya Mu‘awiyah Radhiyallāhu ‘anhu dan penduduk Syam. Kuraib menjawab bahwa orang-orang telah melihat hilal pada hari Jumat, sehingga Mu‘awiyah Radhiyallāhu ‘anhu dan penduduk Syam mulai berpuasa. 

Ibnu ‘Abbas berkata: “Kami melihat hilal pada hari Sabtu, maka kami tetap berpuasa sampai menyelesaikan hitungan bulan atau sampai kami melihat hilal sendiri.”  

Di sini Ibnu ‘Abbas Radhiyallāhu ‘anhu menilai bahwa Syam jauh, dan bahwa penduduk Madinah tidak wajib mengikuti rukyat penduduk Syam. 

Inilah pendapat sejumlah ulama dan menyatakan bahwa setiap negeri memiliki rukyat sendiri. Jika hilal telah terlihat di Arab Saudi misalnya, dan penduduk Syam, Mesir, atau negeri lain ikut berpuasa dengan rukyat tersebut, maka itu baik, sesuai keumuman hadis-hadis yang ada. 

Namun, jika mereka tidak ikut berpuasa dan melihat hilal sendiri kemudian berpuasa menurut rukyat mereka sendiri pun tidak mengapa. Telah diterbitkan keputusan Dewan Ulama Senior Arab Saudi, bahwa setiap negeri memiliki hak atas rukyat mereka sendiri, sesuai dengan hadis Ibnu ‘Abbas tersebut dan riwayat-riwayat yang semakna dengannya. (Dari program Nūr ʿalā ad-Darb, dikutip dalam Majmūʿ Fatāwā wa Maqālāt asy-Syaikh Ibni Bāz 15/84).

Syaikh Bin Baz.

Sumber:

https://binbaz.org.sa/fatwas/10781/نصيحة-حول-اختلاف-البلاد-الاسلامية-في-دخول-شهر-رمضان

Sumber artikel PDF

🔍 Sudah Sholat Belum, Insya Allah, Allah In Arabic, Arti Surat Almaidah Ayat 51, Ayat Ayat Rukiah

Visited 278 times, 1 visit(s) today

QRIS donasi Yufid