Bolehkah Menghajikan Saudara Perempuan yang Telah Meninggal?

3050

Pertanyaan:

Apakah saya boleh menghajikan saudara perempuan saya yang telah meninggal dunia?

Jawaban:

Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya, saudara perempuanku pernah bernazar untuk mengerjakan haji, tetapi kemudian meninggal dunia.” Maka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Jika dia mempunyai utang, apakah engkau akan membayarnya?” Dia menjawab, “Ya.”

قَالَ: فَاقْضِ اللهَ فَهُوَ أَحَقُّ بِالْقَضَاءِ

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Jika demikian), utang kepada Allah lebih berhak (untuk dibayar).” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Sumber: Fatawa Rasulullah: Anda Bertanya Rasulullah Menjawab, Tahqiq dan Ta’liq oleh Syaikh Qasim ar-Rifa’i, Ibnu Qayyim al-Jauziyah, Pustaka As-Sunnah, Cetakan Ke-1, 2008.
(Dengan penataan bahasa oleh www.konsultasisyariah.com)

🔍 Menahan Kentut Saat Sholat, Apa Itu Gibah, Lafaz Allah Dan Muhammad, Aturan Memelihara Anjing Di Perumahan, Urutan Bacaan Surat Pendek Shalat Tarawih 11 Rakaat, Perayaan Hari Raya Yang Terdapat Tradisi Pembagian Angpao Dirayakan Oleh Umat