Keputihan BUKAN Haid

203
keputihan dan haid wanita
Ilustrasi white wallpaper @unsplash

Keputihan BUKAN Haid

Apa hukum nya berhubungan di saat wanita sedang keputihan ustad? Apakah keputihan termasuk haid?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Haid adalah cairan yang bentuknya darah atau yang bersambung dengan darah, yang umumnya keluar pada waktu tertentu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan definisi haid, seperti yang disebutkan dalam hadis dari Fatimah bintu Abi Hubaisy radhiyallahu ‘anha, bahwa beliau mengalami istihadhah. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya,

إِذَا كَانَ دَمُ الْحَيْضِ فَإِنَّهُ دَمٌ أَسْوَدُ يُعْرَفُ فَإِذَا كَانَ ذَلِكَ فَأَمْسِكِي عَنْ الصَّلَاةِ فَإِذَا كَانَ الْآخَرُ فَتَوَضَّئِي وَصَلِّي

Jika yang keluar adalah darah haid, dan itu darah kehitaman yang umumnya dikenal maka tinggalkan shalat. Jika yang keluar darah yang lain, maka berwudhulah dan lakukan shalat. (HR. Nasai 215, Abu Daud 304, dan dishahihkan al-Albani).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut haid sebagai ‘dam aswad yu’raf’ darah kehitaman yang dikenal. Sehingga jika yang keluar bukan darah seperti cairan keputihan, atau hanya cairan keruh atau kekuningan maka tidak dihitung sebagai haid.

Imam Ibnu Utsaimin pernah ditanya,

Ada wanita yang mengalami datang bulan, namun yang keluar cairan kekuningan ketika ramadhan. Apakah termasuk haid.

Jawaban beliau,

لا شك أن الحيض هو الدم الذي ينزل من المرأة وهو دم طبيعي، كتبه الله على بنات آدم، ينزل في أوقات معلومة، وبصفات معلومة، وبأعراض معلومة، فإذا تمت هذه الأعراض وهذه الأوصاف فهو دم الحيض الطبيعي الذي تترتب عليه أحكامه، أما إذا لم يكن كذلك فليس حيضاً

Seperti yang kita pahami, haid adalah darah yang keluar dari wanita, dan itu darah normal yang Allah tetapkan bagi putri Adam. Keluar di waktu-waktu tertentu, dengan ciri tertentu, dan kriteria tertentu. Jika semua kriteria dan ciri ini ada pada darah tersebut, berarti itu darah normal yang memiliki hukum khusus. Namun jika kriteria dan ciri ini tidak ada, maka bukan haid. (Majmu’ al-Fatawa, 19/264).

Karena itu, sebatas mengalami keputihan tetap wajib shalat, sebagaimana wanita lainnya.

Apakah keputihan ini najis ataukah bukan, ini pembahasan tersendiri. Dan Alhamdulillah, sudah pernah dibahas di konsultasiSyariah.com. Selengkapnya bisa anda pelajari di:

Apakah Keputihan itu Najis?

Demikian, Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi Tanya Ustadz untuk Android.
Download Sekarang !!

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK