SEJARAH ISLAM

Mengapa Disebutkan Anjing dalam Kisah Ashabul Kahfi?

السؤال

ما الفائدة من ذكر الكلب في قصة أهل الكهف ؟

Pertanyaan:

Apa faedah disebutkannya anjing dalam kisah Ashabul Kahfi?

الجواب

الحمد لله.

قال الشيخ الشنقيطي – رحمة الله تعالى عليه – :

واعلم أن ذكره جل وعلا في كتابه هذا الكلب ، وكونه باسطا ذراعيه بوصيد كهفهم في معرض التنويه بشأنهم ، يدل على أن صحبة الأخيار عظيمة الفائدة ، قال ابن كثير – رحمه الله – في تفسير هذه الآية الكريمة : ” وشملت كلبهم بركتهم فأصابه ما أصابهم من النوم على تلك الحال ، وهذا فائدة صحبة الأخيار فإنه صار لهذا الكلب ذكر وخبر وشأن . ا.هـ .

ويدل على هذا المعنى قوله صلى الله عليه وآله وسلم لمن قال إني أحب الله ورسوله : ” أنت مع من أحببت ” متفق عليه من حديث أنس .

Jawab:

Alhamdulillah. Syekh asy-Syinqithi —Semoga Allah Merahmatinya— berkata, “Ketahuilah bahwa ketika Allah Jalla wa ʿAlā Menyebutkan anjing tersebut dalam kitab-Nya, di mana dia membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua yang mereka tempati, konteksnya adalah untuk menonjolkan kemuliaan mereka, di mana hal ini menunjukkan bahwa berteman dengan orang-orang baik akan mendatangkan faedah agung. 

Ibnu Katsir —Semoga Allah Merahmatinya— mengatakan dalam tafsirnya terhadap ayat ini bahwa si anjing ini mendapatkan keberkahan dari mereka serta juga mendapatkan yang mereka dapatkan, yaitu ikut tertidur dalam keadaan demikian. Inilah faedah berteman dengan orang-orang baik, sehingga anjing ini disebut, dikabarkan, dan mendapatkan kedudukan. Selesai kutipan.

ويدل على هذا المعنى قوله صلى الله عليه وآله وسلم لمن قال إني أحب الله ورسوله : ” أنت مع من أحببت ” متفق عليه من حديث أنس .

ويفهم من ذلك أن صحبة الأشرار فيها ضرر عظيم ، كما بيَّنه الله تعالى في سورة الصافات في قوله : ( قال قائل منهم إني كان لي قرين ) الصافات/51 – إلى قوله – : ( تالله إن كدت لتردين . ولولا نعمة ربي لكنت من المحضرين ) الصافات/56- 57 .

Hal ini juga ditunjukkan dengan sabda Nabi Ṣallallāhu ʿAlaihi wa Sallam ketika ada orang yang mengatakan, “Aku mencintai Allah dan Rasul-Nya,” maka beliau menjawab, “Kamu bersama orang yang kamu cintai.” (Muttafaqun ‘Alaihi, dari hadis Anas —Semoga Allah Meridainya—). 

Dengan demikian juga bisa dipahami bahwa berteman dengan orang-orang buruk juga akan membawa bahaya besar, sebagaimana hal itu dijelaskan oleh Allah Subẖānahu wa Taʿālā dalam surat ash-Shaffat, “Salah seorang di antara mereka berkata, ‘Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman, …” sampai dengan firman-Nya, “Dia berkata, ‘Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku, dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).’” (QS. As-Saffat: 56-57)

Sumber: https://islamqa.info/ar/answers/13686/ما-الفاىدة-من-ذكر-الكلب-في-قصة-اهل-الكهف

PDF Artikel

🔍 Telinga Berdenging Menurut Islam, Hukum Baca Alquran Saat Haid, Arti Wara', Bacaan Dzikir Setelah Sholat Dhuha, Cara Menjawab Azan, Gambar Islam, Niat Puasa Bayar Nazar

QRIS donasi Yufid